Oknum Guru di Bantaeng Terkonfirmasi Positif Covid 19 Tolak Isolasi, Warga Resah



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Oknum guru di Kabupaten Bantaeng terkonfimasi positif covid 19 menolak isolasi mandiri, para medis telah menyambangi ke kediamannya namun yang bersangkutan menolak jemputan guna dibawah ke tempat isolasi mandiri.

Menurut warga sekitarnya bahwa pasien yang terkonfirmasi positif covid 19 bernama IS, para petugas medis sudah 5 kali datang dibujuk minta diisolasi ke RSUD namun pasien tersebut menolaknya, padahal sudah jelas hasil swabnya positif covid-19, ungkap warga setempat kepada wartawan halilintarnews.id, pada senin 28/9/2020.

Kami warga disini merasa resah karena pihak keluarga pasien IS masih bebas keluar masuk di rumahnya.

“Sangat disayangkan pihak gugus covid-19 Kabupaten Bantaeng tidak mengambil tindak ketegasan guna dilakukan isolasi di tempat yang telah disediakan pemerintah Kabupaten Bantaeng, kesal warga.

Di ketahui anggaran Copid-19 di Kabupaten Bantaeng sebesar 38 Miliyar menjadi buah perbincangan rakyat peruntukkan kemana saja, kuat dugaan anggaran yang dikelolahnya salah sasaran, kenapa tidak warga yang terkonfirmasi positif covid 19 seharusnya pihak gugus mengambil langkah tindakan tegas agar masyarakat tidak resah, kata warga dihadapan wartawan halilintarnews.id.

Diketahui pasien yang terjangkit dinyatakan positif covid-19 salah seorang perempuan bekerja sebagai tenaga pendidik atau guru yang saat ini masih tinggal dirumahnya di jalan Merpati Baru Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng dr Andi Ihsan mengatakan, membenarkan ada warga jalan Merpati Baru yang hasil Swabnya dinyatakan positif covid-19.

“Pihaknya sudah kita perlihatkan hasil swabnya, dan semua keluarga terdekat yang kontak erat sudah bersedia untuk dilakukan tracing dari tim PKM Kota.

Bacaan Lainnya

” Alhamdulillah semuanya sudah dilakukan rapid test pada senin pagi 28/9/2020, ungkap Andi Ihsan melalui Worshop.

Pasien juga sudah di edukasi untuk melakukan isolasi mandiri secara ketat.

Wartawan halilintarnews.id berusaha menyambangi Puskesmas Kota, menurut perawat, yang bisa memberikan keterangan adalah Kepala Puskesmas, karena Kepala Puskesmas lagi tugas di lapangan, ungkap perawat.

Penulis : Supriadi Awing
EditorΒ  Β  : Red
halilintarnews.id. 2020

 

 

 

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *