HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Rawannya kecelakaan kerja di PT Huadi Nickel Alloy, yang baru 40 hari terjadi, seorang Mahasiswa meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.
Kini kembali lagi terjadi insiden, kecelakaan kerja dua warga Negara Asing China sedang mengerjakan, memasang kancing/baut besi di ketinggian 28 meter tiba-tiba beban seberat 6.800 kg terjatuh dan berujung maut, pada Minggu 8/11/2020 pukul 14.33 Wita, kemarin.
Musibah ini, terjadi di Lokasi PT. Huadi Nickel Alloy, Desa Papan Loe Kecamatan Pajukukang Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.
Hal ini terjadi ketika 2 Orang karyawanΒ sedang melakukanΒ pembangunanΒ Pabrik PT. YATAY,Β yang berada di lokasi Huadi Nickel Alloy.
Dua Orang asal Warga Negara China,Β mereka adalah Lin Baicheng ( 24 ) dan Zhang Jiang ( 44 ), keduanya merupakan tenaga Ahli Konstruksi baja.

Dalam komferensi Pers Ketua Praksi KDNI DPRD Bantaeng Didik Sugiharto di Warkop SMA Neg. 4 Bantaeng Jalan Merpati Kelurahan Pallantikan Kecamatan Bantaeng pada rabu sore 11/11/2020 menjelaskan, dirinya bersama H. Abd Rahman Tompo SE dari Praksi PKS berkunjung ke PT Huadi. Nickel Alloy, pada rabu 11/11/2020, bertujuan ingin mengetahui secara jelas peristiwaΒ kematian dua Warga Cina yang sedang beraktivitas di PT Huadi Nickel Alloy tersebut.
“Saya sesalkan insiden ini, karena baru saja 40 hari terjadi kecelakaan kerja menelan korban 3 orang, salah seorang Mahasiswa asal Kabupaten Bulukkumba, tiba-tiba kembali dua WargaΒ Asing Cina mengalami hal yang sama, kata Didik Sugiharto partai Gerindra.
Hasil pantauan kami dilapangan kedua korban terjatuh dengan ketinggian 28 meter, dengan faktor kelalaian dan cuaca, dilokasi itu angin sangat kencang sekali sehingga besi yang dipasangnya panjang kisaran 15 meter dan berat 6.800 ton terlepas jatuh, dan kedua korban ikut terjatuh, ungkap Didik.
“Kedua Warga Asing itu berada di ujung besi memasang baut/kancing besi yang telah terpasang 25 melanjutkan keatas ketinggian 28 meter. Sebelumnya besi tersebut terlebih duluan jatuh kemudian kedua korban ikut terjatuh mengakibatkan keduanya orang Cina tewas, kata Didik Sugiharto.
Dua Orang asal Warga Negara China,Β mereka adalah Lin Baicheng ( 24 ) dan Zhang Jiang ( 44 ), keduanya merupakan tenaga Ahli Konstruksi baja, katanya.
Masih kata Didik Sugiharto, kedua Almarhum masih di simpan di salah satu ruang mayat Rumah Sakit Makassar, menunggu hasil pemeriksaan atau penyelidikan pihak kepolisian, jelas Didik Sugiharto.
Setelah kami melihat situasi di tempat kejadian itu untuk sementara TKPnya tidak ada aktivitas dan ditutup sementara.
Sebagai bahan kajian buat kami dari Komisi B DPRD Bantaeng rencana akan di hering pihak PT huadi Nickel Alloy pada bulan Desember tutur Didik Sugiharto.
Ia menambahkan kejadian ini tidak akan berulang lagi kasihan karyawannya, kedepannya seharusnya PT. Huadi Nickel Alloy lebih berhati-hati, “lebih baik perusahaan yang rugi dari pada manusia yang jadi korban, kesal Didik Sugiharto dihadapan rekan wartawan.
“Kegiatan yang dilakukan oleh PT. Huadi Nickel Alloy sudah sesuai SOP, karena mereka semuanya memakai alat pengaman, seperti helem, rimpi, sepatu box dan lainnya,” kata Didik Sugianto.
Menurut pihak perusahaan kepada Anggota DPRD Bantaeng mengakui sebelum melakukan kegiatan terlebih dahulu melakukan apel atau arahan keselamatan kerja, katanya.
Penulis : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2020












