Ketinggian 28 Meter Dua Orang Warga Asing PT. HUADI NICKEL ALLOY Berujung Maut, Ini Tanggapan Ibu Lili



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Dua warga Negara Cina Meninggal Dunia Akibat kecelakaan Kerja di PT. HUADI NICKEL ALLOY, pada minggu 8/11/ 2020, pukul 14.33 Wita.

Kecelakaan kerja yang di alami dua warga Asing karyawan PT. HUADI NICKEL ALLOY, di luar dugaan.

Hal ini terjadi ketika 2 Orang pekerja, sedang melakukan pembangunan Pabrik PT. YATAY, yang berada di lokasi Huadi Nickel Alloy.

Menurut Informasi yang di himpun media ini, akibat terjadinyaΒ  kecelakaan sangat di luar dugaan , berawal dari adanya Besi Steling yang terlepas, sementara beban seberat, 6.800 kg, berada pada ketinggian, 28 meter dari tanah dengan menggunakan Armada Grend Operaror atas Nama Rizal.

Dua Orang asal Warga Negara Cina, mereka adalah Lin Baicheng ( 24 ) dan Zhang Jiang ( 44 ), keduanya merupakan tenaga Ahli Konstruksi baja.

Saat mengangkat besi, di duga sleng yang mengangkat besi terputus, sementara keduanya berada di ujung besi memasang Baut/ kancing besi, tak ada unsur kesengajaan kancing besi itupun terjatuh, sehingga nasib naas menimpa keduanya, lalu terjatuh yang menyebabkan, Lin Baichen wafat di TKP, sedangkan rekan kerjanya Zhang Jiang, di larikan Ke RSUD A. Anwar Makkatutu, dan menyusul temannya wafat di rumah Sakit.

Menurut Rizal, maksud hati ingin membantu menyelamatkan Temannya tapi apa daya, saat berusaha lompat keluar dari Armadanya, kakinyapun tergelincir hingga keseleo.

Bacaan Lainnya

Musibah ini, terjadi di Lokasi PT. Huadi Nickel Alloy, Desa Papan Loe Kecamatan Pajukukang Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.

Salah seorang Warga yang enggang di publikasikan edintitasnya mengatakan dihadapan halilintarnews.id senin 9/11/2020, mengatakan benar ada orang meninggal orang Cina, tapi saya tidak melihat kejadiannya, kata warga.

Kejadian ini telah di tangani oleh pihak yang berwajib, dan Kedua Jenazah korban di Evakuasi di Rumah Sakit Anwar Makkatutu Bantaeng.

Sementara salah seorang Pucuk Pimpinan PT HUADI NICKEL ALLOY ibu Lili saat dihubungi melalui selulernya pada senin 9/11/2020, pukul 18.00, mengatakan, membenarkan adanya insiden kecelakaan yang menimpa karyawan dua orang warga Cina (Asing) PT Huady sedang menjalankan tugas kembali berujung maut, kata Ibu Lili kepada halilintarnews.id.

Ia menambahkan,”Saya juga heran kenapa sering terjadi kecelakaan padahal saat dikerjakan tidak pernah ada kejadian seperti ini, kata Ibu Lili.

“Saya percaya namanya keramat, kemungkinan dilokasi tersebut ada yang keramat alias ghaib karena ada sedikit lokasi disitu bekas kuburan yang dipindakan ketempat lain, tuturnya.

Ia juga mengatakan dirinya berkantor di Pusat Jakarta bukan di PT. Huadi Nickel Alloy di Kabupaten Bantaeng, hanya saya keliling dari berbagai Provinsi dan Kabupaten menjalankan tupoksinya, imbuhnya.

Selain itu, dalam jangka waktu dekat ia berjanji akan datang di Kabupaten Bantaeng ingin bertemu dan bersilaturahmi kepada rekan Jurnalis dan LSM karena lama kita tidak ngumpul berhubung situasi pandemi covid-19, janji Ibu Lili.

Hingga berita ini diturunkan belum ada komfirmasi Polres Bantaeng.

Penulis : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2020

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *