HALILINTARNEWS.id, GOWA — Pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan Provinsi Sulawesi Selatan resmi dimulai. Rumah sakit yang berlokasi di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa ini diproyeksikan menjadi simpul baru layanan kesehatan bagi masyarakat Gowa maupun daerah perbatasan di wilayah selatan Sulawesi Selatan.
Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan pada Kamis (30/7/2026), menandai dimulainya proyek strategis yang diharapkan mampu menjawab tantangan akses layanan kesehatan rujukan, khususnya bagi masyarakat yang selama ini terkendala jarak dan waktu tempuh menuju fasilitas kesehatan.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan pembangunan RS Regional merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan sektor kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Kita ingin pembangunan kesehatan di Gowa tidak hanya sebatas menyediakan fasilitas, tetapi memastikan setiap warga memiliki akses yang setara terhadap layanan kesehatan. Rumah sakit ini merupakan wujud komitmen untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat yang selama ini menghadapi persoalan jarak dan waktu ketika membutuhkan pelayanan rujukan,” ujarnya.
Rumah sakit tipe C tersebut dibangun di atas lahan seluas sekitar 21.000 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 9.907 meter persegi. Pada tahap awal, rumah sakit akan memiliki kapasitas 100 tempat tidur yang dilengkapi Instalasi Gawat Darurat (IGD), layanan kesehatan ibu dan anak, pelayanan spesialis dasar, rawat inap, ICU/HCU, ruang operasi, ruang bersalin, serta berbagai fasilitas penunjang medis lainnya.
RS Regional ini diproyeksikan melayani tujuh kecamatan dataran tinggi di Kabupaten Gowa, sekaligus masyarakat di wilayah perbatasan Kabupaten Sinjai dan Bulukumba. Posisi tersebut menjadikan rumah sakit ini sebagai bagian penting dalam sistem jejaring rujukan layanan kesehatan di kawasan selatan Sulawesi Selatan.
“Melalui pembangunan ini, Gowa memiliki posisi strategis dalam sistem pelayanan kesehatan regional. Kita ingin masyarakat Gowa memperoleh layanan lebih cepat, sementara masyarakat dari daerah sekitar juga memiliki alternatif rujukan yang lebih dekat,” tambah Husniah.
Pembangunan rumah sakit senilai Rp161 miliar tersebut menggunakan skema design and build dan ditargetkan rampung pada Agustus 2027.
Menurut Husniah, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya infrastruktur, tetapi juga dari dampak nyata terhadap kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Ketika rumah sakit ini mulai beroperasi, indikator keberhasilannya harus jelas. Waktu rujukan pasien menjadi lebih singkat, akses terhadap layanan spesialistik semakin mudah, serta rujukan kasus nontersier ke Makassar dapat berkurang,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa pembangunan RS Regional di Gowa merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam pemerataan layanan kesehatan antarkawasan.
Menurutnya, Gowa dipilih karena memiliki jumlah penduduk yang besar sekaligus menjadi wilayah strategis yang mampu menjangkau masyarakat di kawasan selatan dan daerah perbatasan.
“Kita membangun rumah sakit ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang akses kesehatannya masih terbatas. Masih ada persoalan jarak, transportasi medis dari kawasan pegunungan, hingga angka kematian ibu dan anak yang perlu menjadi perhatian. Karena itu, fasilitas kesehatan harus hadir lebih dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Selain memperkuat layanan kesehatan masyarakat, rumah sakit ini juga dirancang untuk mendukung kawasan wisata Malino melalui penyediaan layanan kegawatdaruratan dan konsultasi kesehatan bagi wisatawan.
Andi Sudirman menegaskan, pemerintah tidak hanya membangun gedung rumah sakit, tetapi juga akan memastikan kesiapan tenaga kesehatan, peralatan medis, serta sistem pelayanan sebelum rumah sakit mulai beroperasi.
“Yang kita bangun bukan sekadar gedung. Tenaga kesehatan, peralatan, dan sistem pelayanannya harus siap sehingga ketika rumah sakit ini beroperasi, masyarakat langsung mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dr. Fadli Ananda, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, serta Forkopimda Kabupaten Gowa.
Reporter : Hefrawansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












