HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Masyarakat Indonesia khususnya Masyarakat Kabupaten Bantaeng beberapa bulan terakhir menjerit kelangkaan dan melojaknya harga minyak goreng yang di perjual belikan.
Hal itu yang terjadi di wilayah Kabupaten Bantaeng, menjanjikan operasi pasar minyak goreng dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng menuai sorotan dan kekecewaan warga lantaran diduga tidak menepati janji.
Pantauan media halilintarnews.id, di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng, terlihat puluhan masyarakat yang berkumpul menunggu kedatangan minyak goreng namun yang datang hanya informasi penundaan Operasi pasar minyak goreng, kesal Warga.
Warga berkumpul di Lapangan Sapabintoeng, Kelurahan Banyorang, Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng, karena Pemkab Bantaeng telah menjadwalkan Operasi pasar minyak goreng yang dilakukan Dinas Koperasi UKM Perdagangan yang bekerja sama dengan PT. Kawi Pusaka Raharja, hari ini kamis (17/3/2022), namun menuai kekecewaan.
“Kami berkumpul di tempat ini dari tadi jam 5.00 wita, kami merasa kecewa lantaran adanya informasi penundaan operasi pasar tersebut,” tambahnya.
“Kekesalan warga Tompubulu bahwa Pemkab Bantaeng dinilai ingkar janji, karena tidak ada penyampaian sebelumnya adanya oenundaan Operasi Pasar minyak goreng,” katanya dengan nada kesal.
“Jaman sekarang ini yang mau di beli minyak goreng susah, apalagi pemberian gratis,” tuturnya.
Operasi pasar minyak goreng di tunda hari jumat 18/3/2022, katanya.
“Kami berharap agar operasi pasar tidak ada lagi penundaan dan berharap agar minyak goreng tetap tersedia di pasaran dengan harga yang terjangkau,” harap Warga.
Dengan langkahnya minyak goreng dan harga tidak stabil sehingga secara umum masyarakat sangat kesal dengan kondisi saat ini.Hal ini sangat berdampak pada kondisi sosial di masyarakat apabila hal ini terus bergulir.
Warga juga berharap kepada Pemkab Bantaeng dalam hal ini Dinas koperasi UKM dan perdagangan melakukan operasi pasar secara simultan, agar minyak goreng tetap ada di pasaran dengan harga yang terjangkau. Pungkasnya












