Diduga Korupsi Dana Bos, Wartawan Nyaris Hantaman Cangkul oleh Oknum Guru



HALILINTARNEWS.id, SUMUT — Terkait penggunaan dana Bos yang di kelolah SDN 081261 Pekebunan Serapuh Nagori Mulio Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara kini menuai sorotan tajam oleh masyarakat setempat.

Maraknya sorotan pengelolaan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diduga di korupsi oleh oknum Kepala Sekolah SDN 091261 Simalungun, sehingga rekan wartawan mendatangi untuk menemui Kepseknya.

Namun sangat disayangkan ke dua wartawan saat tiba di sekolah tersebut, ke dua wartawan langsung kaget adanya salah seorang oknum guru berteriak bagaikan orang kesurupan,” cari apa, kalian cari duit,” kata oknum guru yang tidak beritika itu kepada ke dua wartawan, pada rabu 16/6/2021 sekitar pukul 11.30 wib.

Menururut R.Silaban dari media SCW NEWS mengatakan bahwa oknum guru MS tersebut langsung mengambil cangkul dan diduga mengangkat cakul ingin menampar wajahnya, kata R.Silaban.

“Kami mendatangi sekolah SDN 091261 Simalungun, tujuan ingin komfirmasi tentang penggunaan dana Bos untuk melengkapi informasi keberimbangan,” ungkap R.Silaban.

“Entah kenapa oknum guru inisial MS tersebut begitu lancang berucap dengan nada emosi dan egois terhadap mitra kerjanya, padahal seorang tenaga pendidik harus memberikan contoh yang terbaik terhadap masyarakat dan anak didiknya,” kata R.Silaban.

Detik-detik kejadian rekan wartawan merekam kejadian oknum guru SDN 091261 Simalungun saat angkat cangkul yang sempat tersebar di medsos dan you toube.

Oknum guru MS menampakan kearogannya dan kesombongannya,” silahkan lapor saya tidak takut, silahkan beritakan,” tutur oknum guru MS.

Bacaan Lainnya

Pada hari itu juga wartawan tersebut langsung melaporkan oknum guru SD yang tidak beritika dan arogan ke Polsek Bangun/Polres Simalungun Kabupaten Simalungun pada 16/6/2021.

Ketua PWI Kabupaten Simalungun Sumatera Utara Hasuna Damanik menanggapi kasus oknum Guru SD mengancam Wartawan dengan cangkul mengatakan, tak pantas dilakukan seorang Guru SD , apalagi menghalang halangi tugas PERS ujarnya.

Sementara Kapolsek Bangun Polres Simalungun AKP Lambok S. Gultom SH
dihadapan rekan wartawan, membenarkan atas insiden oknum guru yang dilaporkan oleh wartawan tersebut, kata Kapolsek Lambok.

Ia menambahkan setelah pihak polsek melakukan mediasi kedua belah pihak sepakat untuk berdamai, dan oknum guru mengakui kesalahannya mengucapkan tidak akan mengulangi lagi, ungkap oknum guru dihadapan Kapolsek bersama pelapor.

Ketua PWI Kabupaten Simalungun dan Kapolsek
Bangun, Polres Simalungun AKP Lambok S. Gultom SH membenarkan kasus tersebut, dan menjelaskan kepada awak media, bahwa kasusnya telah berdamai dan MS Guru SD tersebut telah berdamai dan telah membuat pernyataan tidak mengulangi lagi ujar Kaposek Bangun.

Oknum guru saat berdamai di kantor Polsek Bangun mengatakan dihadapan rekan wartawan dan Kapolsek, meminta maaf atas ucapannya mengakui kesalahan, mohon maaf kepada semua insan Pers berjanji tidak mengulangi lagi, janji Oknum guru MS.

Penulis : Syam Hadi
EditorΒ  Β  : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021

 

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *