Terima Aksi Unjuk Rasa di Hari Sumpah Pemuda, Dinsos Jeneponto Sampaikan ini !



HALILINTARNEWS.ID, JENEPONTO – Momen peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-98 tahun 2026 diperingati dengan berbagai kegiatan oleh para Pemuda di Kabupaten Jeneponto, termasuk aksi unjuk rasa,Rabu (28/10).

Salah satu titik aksi yang dilakukan oleh para Pemuda di Kabupaten Jeneponto yaitu Dinas Sosial Kab. Jeneponto dengan membawa isu-isu strategis termasuk Kepesertaan JKN KIS.

“Dalam momentum hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026, kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk kegiatan seremonial, melainkan bentuk kecintaan Pemuda kepada Masyarakat, ” ucap orator aksi

“Jaminan Kesehatan, itu harus diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto, itulah kami hadir di Dinas Sosial untuk menuntut hal itu untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten Jeneponto, ” tambahnya.

Menanggapi para massa Aksi, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto, Ashari Ilyas memberikan penjelasan di depan massa Aksi.

“Aksi Unjuk rasa hari ini yang adik-adik lakukan kami terima dan kami mengucapkan terima kasih banyak karena ini menjadi bahan masukan buat kami untuk menjadi lebih baik kedepannya,” ucap Ashari Ilyas di hadapan para peserta Aksi.
β€Ž
β€ŽTerkait kepesertaan JKN KIS, Ashari Ilyas menjelaskan bahwa hingga saat ini Dinas Sosial melakukan berbagai langkah-langkah kongkret sebagai progres penambahan kepesertaan JKN KIS.

“Bahwa kami sudah melakukan berbagai kegiatan kegiatan terkait pengurangan jumlah warga miskin yg BPJS nya tidak di tanggung oleh pemerintah dan dan kami sementara ini bekerjasama dengan Puskesmas, klinik dan rumah sakit yg ada di kab. Jeneponto”, ungkap Ashari Ilyas.
β€Ž
β€Ž”Semua Kegiatan yang kami lakukan selama ini tidak kami upload ke media sosial dan kami bekerja dengan tulus dan ikhlas untuk membantu masyarakat miskin yg ada di kab. Jeneponto,” tambahnya.

Selain itu, Ashari Ilyas juga menambahkan bahwa Masyarakat kurang mampu atau miskin yang sementara di rawat di rumah sakit yang Jaminan Kesehatannya nonaktif, itu dapat dibantu dengan jaminan Kesehatan mandiri langsung aktif, selain anggota keluarganya yang lain.

Bacaan Lainnya

“Jadi selama ini, di Dinas Sosial jika terdapat masyarakat kita yang kurang mampu dan sementara berada di rumah sakit. Si yang sakit kami arahkan terlebih dahulu mandiri langsung aktif, sedangkan anggota keluarganya kami proses aktif setiap tanggal 1, sehingga biaya yang dikeluarkan untuk mengurus mandiri langsung aktif tidak terlalu banyak, sampai jutaan”, ungkap Ashari Ilyas.
β€Ž
Terkait kritikan dan saran yang disampaikan oleh peserta Aksi, Kabid Linjamsos yang kerap disapa, Sicambang ini mengatakan “kami di Dinas Sosial kab. Jeneponto selalu terbuka atas kritikan, masukan dan saran, karena ini sejatinya menunjukkan bahwa besar harapan masyarakat Kabupaten Jeneponto untuk lebih baik kedepan, dan sudah menjadi kewajiban buat kami mewujudkan hal tersebut”, tutupnya.

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *