HALILINTARNEWS.id, GOWA β Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, secara resmi membuka Bimbingan Manasik Jamaah Calon Haji (JCH) Terintegrasi Tingkat Kabupaten Gowa Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Agung Syekh Yusuf, Senin (2/2/2026).
Dalam sambutannya, Darmawangsyah menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya kuota haji Kabupaten Gowa pada tahun 2026. Jika pada tahun-tahun sebelumnya jumlah jamaah berkisar antara 500 hingga 600 orang, tahun ini meningkat signifikan menjadi 1.419 jamaah calon haji.
βIni merupakan anugerah dan bentuk perhatian dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten. Semoga kuota haji ini dapat terus kita pertahankan bahkan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,β ujarnya.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah calon haji, termasuk penyediaan fasilitas transportasi bus guna mendukung ketertiban proses pemberangkatan dan penjemputan jamaah.
βPerhatian pemerintah kepada jamaah terus kita lakukan. Semoga sinergi dan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Gowa dengan Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Agama Gowa dapat terus terjalin dengan baik,β jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Darmawangsyah juga berpesan agar seluruh jamaah mengikuti arahan dan bimbingan para pendamping haji yang telah terlatih dan profesional, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik dan lancar.
βLuruskan niat dalam melaksanakan ibadah haji. Dengan niat yang tulus dan ikhlas, Insya Allah ibadah akan terasa lebih mudah dan memperoleh haji yang mabrur. Selain itu, jaga kekompakan dan kesehatan karena rangkaian ibadah haji cukup panjang dan membutuhkan kondisi fisik yang prima,β pesannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, Alim Bahri, menjelaskan bahwa bimbingan manasik bagi 1.419 jamaah calon haji akan dilaksanakan sebanyak lima kali, terdiri dari satu kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan.
βUntuk tingkat kecamatan, jadwal masih disesuaikan dengan kondisi jamaah. Wilayah dibagi menjadi lima zona untuk memudahkan pendampingan serta penyampaian materi oleh pembimbing haji yang telah memiliki sertifikasi profesional,β ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pemberangkatan jamaah calon haji dijadwalkan dimulai pada pertengahan April 2026 untuk kloter pertama. Adapun jamaah asal Kabupaten Gowa diperkirakan akan diberangkatkan pada kloter kelima dan seterusnya, yang saat ini masih dalam tahap penyusunan.
Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Ismail, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa atas hibah lahan untuk pembangunan kantor layanan haji dan umrah.
βKami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa atas hibah lahan ini. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi daerah,β ujarnya.
Iqbal Ismail juga menyampaikan adanya perubahan kebijakan pembagian kuota haji dari pemerintah pusat yang kini berbasis sistem waiting list, di mana jamaah yang mendaftar lebih awal akan lebih dahulu diberangkatkan, dengan masa tunggu mencapai sekitar 26 tahun.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, dari sekitar Rp91 juta pada 2025 menjadi Rp89 juta pada 2026.
Reporter : Hefrawansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












