HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO — Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus memperkuat peran kolaboratif dunia usaha melalui Rapat Koordinasi Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelar bersama perwakilan BUMN dan BUMD di Ruang Rapat Bupati Jeneponto. Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM., didampingi Pj. Sekda Jeneponto Maskur, S.Ag., MH., CGCAE, serta dihadiri pimpinan instansi terkait seperti Ketua Forum CSR Jeneponto, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PUPR, dan sejumlah perwakilan perusahaan lintas sektor.
Pj. Sekda Jeneponto membuka rapat dengan menegaskan urgensi kemitraan antara pemerintah daerah dan pelaku usaha. Menurutnya, CSR bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi instrumen kolaborasi nyata yang harus dikelola secara terarah agar memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.
Bupati H. Paris Yasir dalam arahannya menekankan perlunya program CSR yang berorientasi pada kebutuhan riil daerah. Ia mengingatkan bahwa CSR tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial yang minim manfaat.
“CSR harus menjadi alat untuk meningkatkan kualitas hidup warga, bukan hanya simbol. Kita membutuhkan program yang tepat sasaran, terukur, dan relevan dengan kebutuhan Jeneponto,” tegasnya.
Sesi diskusi berlangsung dinamis. Perwakilan BUMN dan BUMD memaparkan potensi dukungan program CSR yang dapat digerakkan pada 2025, mencakup sektor kesehatan, penguatan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran Kepala Dinas PUPR turut memperdalam pembahasan mengenai sejumlah infrastruktur prioritas yang membutuhkan intervensi CSR.
Ketua Forum CSR Jeneponto, Kaharuddin, menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus menjaga keselarasan program antara pemerintah daerah dan dunia usaha.
> “Kami berharap kerja sama ini berjalan semakin baik ke depan. Sinergi adalah kunci untuk menghadirkan program CSR yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menjelang penutupan, Pj. Sekda Maskur kembali memberikan penguatan agar seluruh rencana yang digagas dapat dieksekusi secara optimal dan terukur pada tahun 2025.
> “Mudah-mudahan apa yang kita rancang hari ini dapat berjalan baik di tahun 2025,” tutupnya.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah kolaboratif antara pemerintah daerah dan pelaku usaha. Dengan sinergi yang kuat, CSR diharapkan dapat menjadi motor peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan Kabupaten Jeneponto secara berkelanjutan. Usman












