Warga dan Kantor Pemerintahan di Bantaeng Krisis Air PDAM, DPRD Diminta Bertindak Tegas

Oplus_131072


HALILINTARNEWS.id, BANTAENG – Warga Kabupaten Bantaeng menjerit akibat aliran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang tak kunjung mengalir selama berminggu-minggu. Kondisi ini membuat kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih terabaikan.

Keluhan warga semakin ramai disuarakan melalui aplikasi WhatsApp dan media sosial Facebook. Nada kesal dan kecewa kerap muncul dalam setiap postingan, bahkan ada yang menuliskan bahwa hampir satu bulan penuh mereka tidak merasakan air mengalir di rumah.

Pantauan jurnalis di lapangan, bukan hanya rumah warga yang terdampak, tetapi juga sejumlah kantor pemerintahan yang mestinya menjadi prioritas layanan. Beberapa instansi besar seperti Kantor DPRD Bantaeng, Kantor Bupati Bantaeng, hingga Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantaeng dilaporkan mengalami hal serupa.

β€œBantaeng ini daerah yang punya banyak sumber air dari pegunungan. Seharusnya masyarakat bisa menikmatinya. Tidak masuk akal kalau alasannya selalu pipa bocor atau tersumbat. Direktur PDAM harus segera turun tangan,” tegas salah seorang warga yang ditemui wartawan.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai kinerja manajemen PDAM Bantaeng. Warga menilai, tidak adanya penjelasan resmi yang terbuka semakin memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan PDAM. Mereka menuntut transparansi mengenai penyebab utama macetnya aliran air serta langkah nyata perbaikan yang sedang dilakukan.

Masyarakat juga mendesak DPRD Bantaeng agar tidak hanya diam. Sebagai lembaga pengawas jalannya pemerintahan daerah, DPRD diminta segera memanggil dan mempertanyakan kinerja Direktur PDAM, sekaligus mendorong adanya solusi jangka pendek dan jangka panjang.

β€œIni bukan lagi soal teknis, tapi soal pelayanan dasar. Kalau air saja tidak bisa dipenuhi, bagaimana masyarakat bisa tenang?” keluh warga lainnya.

Krisis air bersih di Bantaeng kini telah menjadi persoalan mendesak. Warga berharap pemerintah daerah, DPRD, dan manajemen PDAM segera berkolaborasi mencari solusi konkret, agar kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat segera terpenuhi dan kejadian serupa tidak kembali terulang. Supriadi Awing

Bacaan Lainnya
PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *