HALILINTARNEWS.ID, JENEPONTO – Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Jeneponto ke-162, Pemerintah Kabupaten Jeneponto sukses menggelar Karnaval Budaya yang berlangsung semarak pada Senin, 28 April 2025.
Karnaval budaya kali ini diramaikan oleh seluruh siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/MAN se-Kabupaten Jeneponto. Termasuk SD Negeri 27 Binamu Kabupaten Jeneponto.
Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., yang didampingi Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, S.H., serta jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, dan seluruh elemen Pemerintahan Daerah juga hadir membuka secara resmi kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Bupati Paris Yasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang ikut mendukung kelancaran acara tersebut.
”Karnaval budaya ini bukan hanya bentuk perayaan, tetapi juga wujud rasa cinta kita terhadap adat dan budaya lokal Jeneponto. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan menjaga semangat kebersamaan ini,” ujar Bupati.
Dengan mengusung semangat persatuan dan pelestarian budaya, karnaval budaya ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Jeneponto tetap solid dan bangga terhadap warisan budaya yang dimiliki.

Selain itu, Kepala UPT SD Negeri 27 Binamu, Hemrawati mengapresiasi kegiatan Karnaval Budaya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah dalam rangka pelestarian Budaya.
”Kami keluarga besar UPT SD Negeri 27 Binamu sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Selain sebagai peringatan Hari Jadi Kabupaten Jeneponto yang ke-162, kegiatan ini juga sebagai ajang edukasi terhadap peserta didik tentang pentingnya melestarikan kebudayaan,” ucapnya.
Barisan Karnaval UPT SD Negeri 27 Binamu menampilkan tau lolo dan tau rungkana SD Negeri 27 Binamu dengan
menggunakan pakaian adat khas budaya tradisional Jeneponto.
Selain itu, barisan UPT SDN 27 Binamu juga menampilkan siswa siswinya dengan menggunakan pakaian adat khas baju bodo dengan kombinasi warna yang
melambangkan kearifan lokal, kebersamaan dan kekerabatan di Kabupaten Jeneponto.
”Baju bodo dengan kombinasi warna yang digunakan oleh siswa-siswi kami melambangkan kearifan lokal, kebersamaan dan kekerabatan yang senantiasa terjalin antar seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Hemrawati, Kepala UPT SD Negeri 27 Binamu. (Red).












