HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO – Sering terjadinya banjir di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan akhir akhir ini, mengakibatkan banyaknya rumah warga tergenang air dan juga jembatan lintasan warga ambruk di terjang banjir.
Salah satunya jembatan Beroanging, kecamatan Bangkala Barat, kabupaten Jeneponto mengalami roboh, ambruk dan terputus diterjang banjir pekan lalu mengakibatkan masyarakat pengendara tidak bisa melintasi jembatan tersebut.
Akibat kejadian itu, membuat para warga setempat pada khususnya pada merasa resah dan merasa menderita, karena keterhambatan aktivitas mereka setiap hari.
“Kami warga disini sudah kurang lebih 1 bulan resah menderita karena banyak terhambat aktivitas sehari – hari yang disebabkan terputusnya jembatan sehingga para pengendara tidak bisa melintas”. Kata desahnya warga.
Sekaitan dengan itu maka setempat pada khususnya dan para pengguna jalan lainnya sangat mengharapkan, adanya perhatian pemerintah, agar sekiranya jembatan Beroanging yang sudah ambruk terputus itu, dapat segera dianggarkan dikerja perbaiki kembali.
“Kami warga Beroanging pada sangat berharap adanya perhatian pemerintah untuk segera menurunkan bantuan biaya perbaikan jembatan Beroanging supaya aktivitas sehari-hari kami tidak terlalu lama berlarut dan bisa lancar kembali”. Harap cemasnya warga.
Karena sejak ambruknya jembatan Beroanging tersebut, tidak ada aktivitas bagi warga setempat pada khususnya, maka mereka terpaksa berunding dan sepakat kompak bergotong membangun jembatan darurat terbuat dari bambu demi aktivitas berjalan untuk sementara, karena jembatan yang terbuat dari anyaman bambu itu hanya bisa dilewati pejalan kaki dan pengendara roda dua.
Oleh karena itu warga Masyarakat Desa Beroanging dan sekitarnya meminta Kabupaten Jeneponto maupun pusat, agar segera membangun kembali jembatan yang telah hancur terbawa di terjang arus banjir. Pinta warga.
Reporter : Andi Pangerai
EditorΒ Β Β Β Β : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2023












