Kodim 1410 Bantaeng Mengelar Peringatan Isra’Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443 H



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — kodim 1410 Bantaeng menggelar Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 H/2022 M.

Kegiatan Isra’Mi’raj tersebut dilaksanakan di mesjid “Nurul Musyafirin” Asrama Kalokko Kodim 1410/ Bantaeng Kelurahan Pallantikang Kecamatan Bantaeng Kabupate Bantaeng, pada senin 28/2/2022, pukul 14.40 wita.

Pelaksanaan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 H/2022 M. Mengangkat tema “Hikmah Isra’ Mi’raj dalam Kehidupan TNI”.

Turut hadir, Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, S. Sos. (Dandim 1410/Bantaeng), Mayor Inf M. Khofidan (Kasdim 1410 Bantaeng), Para Danramil/Perwira Staf Kodim 1410 Bantaeg), Letda Inf Harpil (Danunit Inteldim 1410/Bantaeng), Ustadz H. Muhajir, S. Pd. I. (Penceramah), Personel dan Persit KCK Cabang XXVII Kodim 1410/Bantaeng dengan jumlah Β± 100 Orang.

Kegiatan itu di awali pembacaan ayat suci AlQuran oleh serda Arifuddin Ba Intel Dim 1410 Bantaeng.

Menurut Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, S. Sos, menyampaikan ceramahnya agar senantiasa berterima kasih dan bersyukur kepada Allah SWT karena berkat nikmatNya lah sehingga kita semua bisa hadir ditempat ini.



“Peringatan Isra’ Mi’raj adalah dalam rangka memperingati perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil haram Mekkah menuju Masjidil Al-Aqsa Palestina kemudian ke Sidratul Muntaha (langit ke tujuh),” ungkap Dandim Gatot Awan Febrianto.

“Bahwa kita semua merupakan Islam keturunan, artinya kita Islam dari sejak kecil karena ikut agama orang tua kita. Kita tidak ikut dan merasakan perjuangan seperti di zaman Rasulullah SAW dalam menyebar dan menegakkan Islam,”

Bacaan Lainnya

“Mengingatkan dan mengajak kepada para jamaah untuk menumbuhkan/menggolorakan kembali rasa cinta dan rindu kepada Rasulullah SAW.,”

Semetara Ustadz Muhajir, S. Pd. I. mengatakan, Jika kalimat-kalimat thayyibah, tasbih, tahmid, takbir, tahlil terucap dari mulut-mulutnya hamba Allah maka kiamat tidak akan terjadi.

“Isra’ Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, dimana peristiwa saat Nabi Muhammad melakukan perjalanan di malam hari yaitu dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik sampai ke langit ketujuh (Sidratul Muntaha),” ceramah Ustadz Muhajir.

Melalui peristiwa Isra’ Mi’raj Allah memberikan perintah sholat lima waktu kepada Rasulullah SAW, kemudian Rasulullah menyampaikan perintah tersebut kepada umatnya. Hingga kini shalat lima waktu menjadi salah satu kewajiban yang harus dijalankan oleh umat Islam, tutur Ustadz Muhajir.

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *