Bupati Bantaeng Pimpin Coffee Morning, Tekankan Akurasi Data dan Kesiapan Program 2027



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG β€” Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, didampingi Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, memimpin coffee morning sekaligus rapat kesiapan pemenuhan data penyelenggaraan Program Strategis Nasional (PSN) Semester I Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (31/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Dalam arahannya, Bupati Bantaeng menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berorientasi pada hasil dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan sejumlah pilar pembangunan yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bantaeng, yakni petani bangkit, infrastruktur merata, serta masyarakat yang bahagia dan sejahtera.

Menurutnya, setiap kebijakan dan program pembangunan harus direncanakan secara matang, dilaksanakan secara terukur, serta dikawal hingga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

β€œProgram strategis harus dikawal dengan baik. Data harus akurat, pelaksanaan harus tepat sasaran, dan setiap perangkat daerah harus memahami perannya masing-masing,” ujar Bupati.

Ia secara khusus meminta seluruh perangkat daerah memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program strategis nasional di Kabupaten Bantaeng. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian meliputi penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan, serta perluasan akses pendidikan.

Bupati menekankan bahwa ketersediaan data yang akurat menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan program pemerintah tepat sasaran. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta memastikan data yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan kondisi di lapangan.



Selain pemenuhan data dan pelaksanaan PSN, rapat tersebut juga membahas penguatan strategi fiskal dan reformasi birokrasi. Bupati mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan tata kelola aset daerah, penyederhanaan prosedur pelayanan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan inovasi di lingkungan pemerintahan.

Bacaan Lainnya

Reformasi birokrasi, lanjutnya, tidak hanya berkaitan dengan penyederhanaan administrasi, tetapi juga bagaimana setiap perangkat daerah mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Memasuki tahapan penyusunan program tahun anggaran 2027, Bupati juga menginstruksikan seluruh OPD untuk segera menyiapkan ekspose lengkap rencana program dan kegiatan masing-masing.

Setiap program harus disusun berdasarkan kebutuhan, memiliki target yang terukur, serta dilengkapi indikator keberhasilan yang jelas. Dengan demikian, perencanaan pembangunan diharapkan tidak sekadar memenuhi aspek administratif, tetapi benar-benar menghasilkan program yang berdampak bagi masyarakat.

β€œSetiap perangkat daerah harus segera menyusun dan memuat ekspose lengkap untuk rencana program tahun 2027. Kita ingin perencanaan yang matang, program yang jelas, dan pelaksanaan yang benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dalam mengawal program strategis, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memastikan setiap kebijakan pembangunan berjalan berbasis data dan berorientasi pada hasil.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat efektivitas pembangunan daerah sekaligus memastikan program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Bantaeng.

Reporter : Anto
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *