Bohongi Warganya, Kades Balangbaru Jeneponto Diduga Korupsi Puluhan Juta Pembangunan Jamban Keluarga



HALILINTARNEWA.id, JENEPONTO –Pembangunan puluhan unit jamban keluarga yang dianggarkan dari Dana Desa Tahun 2017-2018 senilai ratusan juta rupiah tersebar disetiap dusun desa Balangbaru Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, Namun dinilia pekerjaannya tidak berkualitas dan diduga melakukan manipulasi.

Berdasarkan dari pengakuan beberapa warga masyarakat setempat dihadapan rekan wartawan mengatakan, yang mendapatkan bantuan pembangunan jamban keluarga didusun Bonto Baru bahwa sejak tahap awal sebelum pekerjaan berlangsung. Kepala desa Balangbaru Darman hanya memberikan berupa uang tunai senilai 2 juta rupiah dan selanjutnya kami sendiri yang kerjakan hingga selesai dan bahkan memakai uang pribadi untuk menambah pembelian kebutuhan bahan dan juga gaji ongkos tukang kurang lebih 5 juta rupiah.”Ungkapnya

Sesuai dengan hasil pemantauan dari Tim Lembaga Investigasi Korupsi Turatea (LINGKAR) kepada media ini menjelaskan bahwa di Tahun Anggaran 2017-2018 lalu, Desa Balangbaru menganggarkan untuk infrastruktur pembangunan jamban keluarga sebanyak puluhan unit yang tersebar disetiap dusun dengan Anggaran hingga ratusan juta rupiah.

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan pengumpulan bahan keterangan dan dokumentasi fisik dilapangan sehingga dari hasil analisa perhitungan yang di anggarkan kurang lebih 7 juta rupiah sehingga ada selisih 5 juta rupiah perunit dan diduga adanya mark up anggaran hingga puluhan juta rupiah.

Sementara oknum pejabat Kepala Desa Balangbaru Darman yang dikonfirmasi melalui Via WhatsApp Nya Kamis,(29/04/21), Namun Darman menjawab bahwa” Ada pernah kukasih ngak masuk daftar dimck dan sudah semua di periksa inspektorat dan audit BPK Sul Sel. Jadi kalau wc saya itu kalau di APBDES kalau 28 kukasih 30 Unit “.

Lanjut setelah dipertanyakan kembali berapa unit yang dianggarkan pada Tahun tersebut untuk pembangunan jamban keluarga dan juga berapa anggarannya dalam perunit. Darman menjawab” Kulupami dan ada itu SPJ nya”.

Tim menambahkan dari hasil pemantauan Lembaga Investigasi Korupsi Turatea (LINGKAR) Menyebutkan bahwa ada perbedaaan laporan keuangan dengan realisasi fisik pekerjaan dalam pembangunan jamban keluarga tersebut sehingga anggaran dana desa diduga dikorupsi oleh oknum Kepala Desa Balangbaru Darman.” Tegasnya.

Penulis : Tim
EditorΒ  Β  : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021

Bacaan Lainnya
PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *