Program BPNT Sejahterakan Warga Miskin



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Pemerintah Pusat mengucurkan dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menyeluruh hingga pelosok Republik Indonesia.

Diketahui penyaluran BPNT tersebut langsung tunai ke rekening KPM sebesar 200 ribu per KPM.

Sejumlah masyarakat penerima Bantuan Pangan Non Tunai (KPM) melalui media ini mengucapkan banyak terima kasih Kepada Pemerintah, khususnya Bapak Presiden Republik Indonesia Ir.H. Joko Widodoh niat baiknya yang telah menciptakan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam hal ini sembako yang dapat mensejahterakan, memakmurkan rakyat Indonesia.

Menurut pendamping atau TKSK mengatakan,” jika kita melihat berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah Daerah, Provinsi hingga Pusat, Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif, telah menyepakati adanya program bantuan BPNT, yang sangat membatu masyarakat Indonesia khusunya Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.

Hal ini melakukan terobosan membuat dan menciptakan program-program yang handal, dengan tujuan membantu kesejahteraan masyarakat dibawah garis kemiskinan.

“Berbagai program Pemerintah yang dikucurkan nantuan hanya satu program yang peling di senangi masyarakat yakni program BPNT sangat menunjang dan bermanfaat, membantu kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap kepada pemerintah agar bantuan BPNT tersebut dapat berkelanjutan karena bantuan ini bisa mendapatkan sembako yang melebihi dari cukup,” tutur KPM.

Hal ini senada dengan beberapa orang penerima BPNT yakni Hartati, Enawati, Jumarni, dihadapan wartawan halilintarnews.id menjelaskan, bahwa semenjak adanya program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), mereka merasa terbantu bisa menghidupi keluarganya, mendapat bantuan setiap bulan, katanya.

Ia menbahkan jujur saja pemerintah memberikan bantuan melalui transfer ke rekening sebesar 200 ribu, untuk dibelanjakan ke E.Warung setiap bulan digesek kartu KPM setelah itu kami dapat sembako, berupa beras satu karung, telur satu rak, ikan segar, sayuran, wartel dan tahu, jelas KPM.

“KPM merasa puas dengan pembelanjaan langsung ke E.Warung, sembakonya agak murah, ketimbang langsung belanja di pasar mengeluarkan ongkos transpor 10 ribu hingga 15 ribu, jelas KPM.

Olehnya itu KPM berharap kepada pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Pusat dalam hal ini Presiden RI agar sekiranya program bantuan BPNT dapat ditingkatkan.

Penulis : Red
EditorΒ  Β  : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *