Bantuan BPNT Ciptakan Imunitas Kesehatan Masyarakat Prasejahtera Kab. Bantaeng



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Inovasi Pemerintah dibidang pembangunan Sumberdaya Manusia, dan peningkatanΒ  Kesehatan menuju terciptanya Masyarakat madani yang cerdas, berkualitas , perlu di topan dengan pemenuhan sumber Gisi dan mineral yang dibutuhkan oleh setiap Insan Manusia.

Bukan hanya itu, protein mineral dan sumber proteinΒ  nabati dan hewani juga perlu demi kelangsungan, tumbuh kembang regenerasi milenial untuk menjawab tantangan masa depan Bangsa dan Negara.

Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT )Β  hadir dengan tujuan menciptakan masyarakat yang prasejahtera menuju masyarakat yang sejahtera.

Hal ini sesuai dengan panduan umum yang di Programkan Pemerintah berdasarkan peruntukannya BPNT, mulai distribusikan di Kabupaten Bantaeng di wilayah Kecamatan Desa dan Kelurahan se Kabupaten Bantaen Sulawesi Selatan, talah tersalur pada bulan januari 2021.

Pendistribusian di sejumlah KPM melalui agen atau E.Warong yang didampingi masing-masing pendamping (TKSK) tak hentinya melakukan sosialisasi mampaat bantuan yang disalurkan agar masyarakat tahu dan paham terkait bantuan yang diberikan oleh penerima mampaat, ungkap Pendamping kepada wartawan halilintarnews.id.

Adapun maksud dan tujuan didistibusikannya bantuan tersebut agar masyarakat sadar akan pentingnya menu yang beragam bergizi dan berimbang ( 3B ). Adapun jenis bantuan yang disalurkan berupa, telur satu rak, ikan segar, dan sayur mayur, Jelasnya.

Setiap jenis sembako yang diterima pemampaat mengandung unsur protein dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, yang bertujuan sebagai zat pengatur, zat pembangun dan zat tenaga, tujuannya adalah agar masyarakat selalu sehat beraktifitas dengan komposisi daya tumbuh kembang pola pikir dan pertumbuhannya, cerdas berkuwalitas, inovatif dan profesional.

Bacaan Lainnya

Menurut sejumlah Tenaga Kesejahteraan SosialΒ  (TKSK) BPNT di Kabupaten Bantaeng dihadapan halilintarnews.id mengatakan, bahwa data penerima BPNT tahun 2021 mengalami penurunan berdasarkan hasil ferivikasi dari Kementerian Sosial, Ungkap Pendamping BPNT.

Hasil pantauan wartawan halilintarnews.id, termasuk agen Desa Layoa Kecamatan Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng mengatatakan, di wilayahnya penerima BPNT tahun 2020 sebanyak 300 lebih KPM, sementara tahun ini 2021 menurun 50 persen, sisa penerima KPM sebanyak 188 KPM, jelasnya.

“Mau di apa pak bukan kebijakan kita, diketahui datanya dari Kementerian Sosial Pusat,” katanya.

Dia juga mengatakan sebelum sembako didistribukan ke KPM, semua KPM berasama pendamping dilakukan pertemuan di Kantor Desa Layoa, guna diberi pemahaman warga yang tidak mendapatkan lagi bantuan sembako BPNT pada tahun ini 2021, jelas pemilik Agen BPNT Desa Layoa.

Senada dengan Agen Kelurahan Bontoatu Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng mengalami penurunan penerima KPM, tutur pemilik E.Warong.

Masyarakat Kabupaten Bantaeng berharap bantuan ini dapat berkesinambungan dan terjaga dengan baik, sehingga kami dapat menikmati Program dan bantuan Pemerintah yang sesungguhnya.

Hal ini masyarakat Kabupaten Bantaeng meminta kepada Kades dan Kelurahan, Dinas Sosial Bantaeng untuk mendata secara serius untuk diajukan hasil data ferivikasi aktual ke Menterian Sosial Pusat, guna mendapatkan bantuan sembako BPNT secara adil dan merata, pinta Warga dihadapan halilintarnews.id.

Penulis : Supriadi Awing

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *