“Pemda Bantaeng Dinilai Tutup Mata” Bangunan Sekolah SDN 49 Erasaya Ambruk



“Pemda Bantaeng Dinilai Tutup Mata” Bangunan Sekolah SDN 49 Erasaya Ambruk

HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Pantauan media halilintarnews.id, Warga sekitar Sekolah SD Neg. 49 Erasaya Kecamatan Gantarang Keke kaget mendengar runtuhan alias ambruk bangunan kantor Kepala Sekolah tersebut.

Menurut salah seorang orang tua murid di hadapan halilintarnews.id, selasa 26/1/2021, menjelaskan bangunan sekolahnya sudah puluhan tahun terancam ambruk, entah kenapa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng tak kunjung diperhatikan, padahal bantuan pembangunan sekolah berjalan setiap tahun, kesal Warga setempat.

“Setahu saya pak bangunan tersebut sudah beberapa kali melayangkan permintaan ke Dikbud bangunannya minta direnovasi atau bangunan baru namun tidak pernah diindahkan, ungkap warga.

Warga sangat kesal kepada Pemkab Bantaeng bangunan sekolah lantaran dibiarkan saja bangunannya hingga ambruk.

“Beruntung saat ambruk bangunan itu, kebetulan tidak ada anak-anak bermain dilokasi”, katanya.

Terlihan bangunan yang keropos sangat membahayakan jika dibiarkan seperti itu, harusnya sekalian dibongkar saja, pinta ortu Siswa.

Bacaan Lainnya

Hal ini Kami minta kepada Bapak Bupati menyikapi ambruknya sekolah SD Neg.49 Erasaya segerah dibongkar membayakan para siswa-siswi yang bermain mencergah terjadinya kecelakaan puin-puin runtuhan bangunan tersebut, pinta Warga.

Keterangan terpisah, Kepala Sekolah SD Neg.49 Erasaya Kecamatan Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng Sudirman, S.Pd dihadapan halilintarnews.id, diruang kerjanya selasa 26/1/2021 mengatakan, insiden terjadinya abruknya bangunan ruangan Kepsek kami tidak ada di sekolah, masih banyak barang didalam bangunan belum dikeluarkan, teman-teman tidak ada yang berani masuk dikawatikan ada sisa bangunan dari atas terjatuh, kata Sudirman.

“Jauh sebelum ambruk kami sudah sampaikan rekan guru dan para murid agar berhati hati karena dilihat kondisi bangunan sudah semakin retak dan plaponnya goyang goyang”, kata Sudirman.

Menurutnya beberapa hari yang lalu Ibu Kabid Pembinaan SD bersama Tim dari Dinas PU Kabupaten Bantaeng melihahat langsung kondisi bangunan yang ambruk, sampai mereka ambil gambar bangunan tersebut, jelas Sudirman.

“Di Sekolah ini tidak ada ruangan guru, jadi selama ini kita gabung di ruangan Kepsek sudah ambruk itu,” ungkap Sudirman.

Temasuk ruangan ini yang kami tempati adalah ruangan perpustakaan, ruangan ini juga sudah nyaris ambruk, plaponnya saja sudah habis dimakan rayap telah ambruk juga, kata Sudirman.

Sejumlah guru mendampingi Kepsek dihadapan halilintarnews.id, mengatakan, jika bangunan seperti ini sangat membayakan, hal ini diminta kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk segerah memberikan bantuan bangunan di sekolah ini, pintanya.

Penulis : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *