Pemkab dan DPRD Jeneponto Mampu Mengatasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi



HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO — Setelah beberapa Bulan terakhir,Β  Para petani mengeluh dengan adanya kelangkaan pupuk akibat pengelolaan dan penanganan Pupuk bersubsidi,Β  di duga tidak tepat sasaran, alias banyak yang mangkir.

Menurut salah seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto Hanafi Sewang dihadapan halilintarnews.id, di kantor DPRD Jeneponto pada rabu 20/1/2020 mengatakan

Ketua komisi II DPRD Jeneponto, Hanfi Sewang yang merupakan proklamator penyelamat Pupuk Bersubsidi bagi petani yang ada di Wilayahnya Kabupaten Jeneponto.

Hanafi Sewang dari partai PAN, memberikan penjelasan kepada para petani di hadapan Insan Pers, bahwa kelangkaan pupuk bersubsidi, di Kabupaten Jeneponto sudah mulai teratasi,Β  namun tidak bisa kita pungkiri bahwa masih ada yang belum terakomodir dengan baik itu sekitar 10 hingga 20 % lagi yang harus kita maksimalkan.

Hal ini kami lakukan, berdasarkan hasil kesepakatan dari rapat terbuka khusus komisi II DPRD Jeneponto, kami tidak terlalu jauh melihat bagaimana harga pupuk bersunsidi itu di perjual belikan, melainkanΒ  kami hanya bisa menyimpulkan bahwa standarnisasi harga pupuk bersubsidi ini tetap mengacu pada RDKK,Β  dengan harga yang ada pada pengecer berdasarkan pantauan kami di lapangan sudah sesuai harga het sebesar Rp. 112.500, dan kalupun ada kenaikan harga paling berada di kisaran Rp. 120.000 sesuai kesepakatan pembeli, ungkapnya.

“Pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Jeneponto sebanyak 31 ton 200”, jelas Hanfi Sewang.

MenurutΒ  Hanafi Sewang, jika kita bandingkan Kabupaten Jeneponto dengan Daerah lain termasuk Kabupaten Bone, Gowa, KabupatenΒ  Jeneponto masuk dalam peringkat ke 3 Sulawesi Selatan.

“Sudah dua pengecer di wilayah Kabupaten Jeneponto diduga nakal dan melanggar telah dikenakan sangsi”,kata Hanafi Sewang.

Bacaan Lainnya

“Saya berharap kepada semua pengecer pupuk di wilayah Kabupaten Jeneponto, menjual sesuai harga het yang telah ditetapkan oleh pemerintah, tutup Hanafi Sewang.

Penulis : Red
EditorΒ  Β  : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *