HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO — tak kuasa menahan emosi, ratusan warga Kelurahan Balang Beru Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati Jeneponto Sulawesi Selatan pada senin 4/1/2020.
Seusai aksinya dikantor Camat Binamu jalan Lingkar melanjutkan ke Kantor Bupati Jeneponto.
Para aksi demo menuntut tidak terima adanya pergantian Kepala Kelurahan Balang Beru, Suhardi Baddolai yang selama ini telah menilai sosok pribadinya memimpin yang lebih baik dan merakyat.
Peserta aksi melakukan teriakan dengan membentatang spanduk bertuliskan,”Kami Masyarakat Balang Beru Menolak Pemberhentian Kepala Lurah, Kembalikan Lurah Kami, Kami menolak Lurah Baru.
Menurut salah seorang Warga Kelurahan Balang Beru Wawan Herdiawan dalam orasinya mengatakan, bahwa aksi tersebut sejumlah masyarakat Kelurahan Balang Beru menuai protesnya lantaran pemberhentian terhadap Kepala Lurah lama Suhardi Baddolai terkesan adanya dugaan intervesi oleh Wakil Bupati Jeneponto H.Paris Yasir SE.
Peserta aksi mengendarai beberapa mobil Pick Up dan mobil truk.
“Saya mau menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jeneponto bahwa, kehadiran seluruh masyarakat Kelurahan Balang Beru itu ada di depan kantor Bupati Jeneponto sebagai kekecawaan kami dan sebagai penyampaian Misi Tidak Percaya kami atas intervensi yang dilakukan Pimpinan Daerah terhadap apa yang menjadi keinginan masyarakat Balang Beru,” trriakan Wawan mantan Ketua PB HPMT periode 2018-2020.
Selain unsur kekecawaan masyarakat Kelurahan Balang Beru kepada Pemda Jeneponto, Warga Kelurahan Balang Beru sangat menyangkan, Wakil Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE yang diduga diklaim telah melakukan intervensi atas pemberhentian Suhardi Badollai sebagai Kepala Kelurahan Balang Beru.
Adanya dugaan intervensi yang dilakukan oleh H. Paris Yasir, SE atas pemberhentian Lurah Balang Beru itu tertuang dalam orasi Wawan Herdiawan, Wawan mengatakan bahwa, “Saya mau menyampaikan secara pribadi bahwa saya juga salah satu pemuda yang berada di Kelurahan Balang beru itu menyampaikan kekecawaan kami sekaligus kami mengecam salah satu Pimpinan Daerah dalam hal ini Wakil Bupati Jeneponto yang mengintervensi pergantian Kelurahan Balang Beru,” pungkasnya.
Dugaan adanya intervensi yang dilakukan oleh Wakil Bupati Jeneponto terhadap pemberhentian Suhardi Badollai sebagai Kepala Kelurahan di Balang Beru, didasari atas karena dugaan indikasi kedekatan antara Wakil Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir dengan salah satu Kepala Lingkungan di Kelurahan Balang Beru dalam hal ini Haeruddin yang diberhentikan oleh Suhardi Badollai.
“Pada saat kejadian mutasi di hari senin, Wakil Bupati berkunjung ke rumah kepala lingkungan yang diberhentikan oleh pak lurah (Suhardi Badollai), oleh karena itu kami menduga, pak lurah ini diganti karena indikasi kedekatan bapak Wakil Bupati dengan bapak Haeruddin yang menjabat sebagai kepala lingkungan balang beru,” ungkap Wawan.
Selain itu, Wawan Herdiawan juga menegaskan bahwa, Dirinya siap bertanggung jawab bahwa memang Wakil Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir mengintervensi pergantian Kepala Kelurahan Balang Beru.
“Saya harus sampaikan kepada media, agar semua orang tahu bahwa saya siap bertanggung jawab bahwa memang bapak Wakil Bupati Jeneponto mengintervensi pergantian Kepala Kelurahan Balang Beru,” tegas Wawan dalam orasinya.
Penulis : Red
EditorΒ Β : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021












