Beranda Berita Utama

Lepas Bantal Berganti Tikar Isteri Nekat Tinggalkan Suami Demi Kedua Anaknya Akhirnya Kandas Dalam Pelukan Duren

549
0


Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Seorang Laki laki Inisial SR (31) bersama seorang adik kandungnya dan 2 Orang temannya mendatangi Polsek Bissappu Polres Bantaeng, Terkait Kedatangannya guna meminta bantuan polisi, untuk  menemui istri dan anaknya yang selama ini mereka cari .

Keduanya anak dan isterinya  ada di Rusunawa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu,  Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.Selasa dini hari (29/9/2020) sekira pukul 03.30 WITA.

Menurut Ketua RT Rusunawa Desa Bontojai Kecamatan Bissappu Riyawan dihadapan halilintarnews.id, mengatakan, salah seorang Anggota Polsek Bissappu menemani orang tersebut ke Rusunawa Bonto Jai, Alhasil, Mereka menemukan perempuan yang dicari bersama dengan anaknya dalam satu kamar. bersama Lelaki Duda Kreen  alias ( Duren ) AS.

Selanjutnya mereka membawa perempuan.EL dan Lelaki Duren .AS ke Polres Bantaeng untuk dititip.

“Saya menyusul ke Polres Bantaeng, Dan mendapatkan penjelasan dari lelaki SR, Dia mengakui kalau perempuan yang dia bawa ke kantor polisi itu adalah Istri sahnya asal kota Maksasar sambil memperlihatkan KK dan KTP istrinya yang dia miliki”, Kata Ryawan Saiyed, Ketua RT Rusunawa, di hadapan wartawan halilintarnews.id rabu 30/9/2020.

Ryawan Saiyed, lebil lanjut membenarkan adanya laki laki yang datang di Rusunawa mencari keberadaan istri dan anaknya dan ditemukan di rumah bernomor 408.

Namun demikian perlu saya jelaskan bahwa sebelum memasuki rumah tersebut pada hari Rabu 24 September 2020 lalu, Laki laki AS (40) bersama
perempuan EL membawa dua orang anak perempuan, Dan Laki laki paruh baya”, Jelasnya.

“Terkait laki laki paruh baya tadi, Mengaku Imam Nikah yang telah menikahkan, Lelaki.AS, dengan Perempuan .EL, dan bertujuan melaporkan kepada saya sebagai ketua RT. Kalau Laki laki AS telah dinikahkan dengan perempuan EL agar diketahui ketua RT”, Urainya

“Dengan alasan bahwa yang datang melapor orang yang telah menikahkan itu adalah imam nikah yang beralamat diluar Desa BontoJai dan mengaku telah menikahkan mereka, Maka saya membiarkan untuk tetap tinggal di Rusunawa.

Ia menambahkan AS adalah penghuni rusunawa sejak 4 tahun yang lalu, Dimana pengakuan AS juga telah berpisah dengan istri sebelumnya”, ungkapnya.

Masih kata Riawan  Ketua RT dirinya berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Kepala Dusun, Ketua RW,  Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bonto Jai, untuk membicarakan persoalan yang terjadi, katanya.

Untuk sementara waktu persoalan ini kita percayakan kepada pihak yang berwenang”,Kunci Ketua RT Rusunawa.

Lanjut Riawan ketua RT di Rusunawa,  berharap agar jangan ada yang berasumsi kalau disana tidak ketat pengawasan keluar masuknya penghuni Rusun, terangnya.

Ketua RT,  telah menyegel 4 kamar yang terindikasi penghuninya tidak layak untuk tinggal disana, yakni tidak dapat menunjukkan Identitas dan legalitas KK sesuai KTP yang berlaku, pungkasnya.

Bagi penghuni yang yang single kalau menerima tamu tidak boleh menutup pintu, tamu harus melapor 1×24 Jam, tegas Ketua RT.

Penulis : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here