HALILINTARNEWS.id, MAKASSAR β Tiga aparatur sipil negara (ASN) dari lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng mendapat kesempatan tampil dalam Musabaqah Tilawatil Qurβan (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Nasional Tahun 2026 yang digelar di Sulawesi Selatan.
MTQ Korpri Nasional 2026 resmi dibuka pada Senin malam, 24 Agustus 2026, dan diikuti ASN dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang tersebut menjadi wadah untuk mengembangkan potensi, prestasi, sekaligus memperkuat penghayatan nilai-nilai Al-Qurβan dalam kehidupan dan pengabdian sebagai aparatur negara.
Salah satu perwakilan dari Bantaeng adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah. Ia dipercaya memperkuat kontingen Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) pada cabang Khutbah Jumat.
Tak hanya H. Misbah, ASN Kemenag Bantaeng lainnya juga turut membawa nama daerah dan instansi dalam kompetisi tersebut.
Hafsah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Paβjukukang, tampil mewakili kontingen Kemenag RI pada cabang Haflah Tilawah Al-Qurβan.
Sementara Miftahul Arifin, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Uluere, memperkuat kontingen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada cabang Kaligrafi Digital Klasik.
Keterlibatan ketiganya menjadi catatan positif bagi Kemenag Bantaeng. Mereka tampil melalui kontingen yang berbeda, namun membawa semangat yang sama, yakni mengharumkan nama institusi sekaligus menunjukkan kompetensi ASN di tingkat nasional.
Menteri Agama Tekankan Al-Qurβan sebagai Pedoman Pengabdian
Dalam pembukaan MTQ VIII Korpri Nasional 2026, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa Al-Qurβan hendaknya tidak berhenti sebagai bacaan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
βMari kita jadikan Al-Qur’an sebagai bacaan yang kita lantunkan, ilmu yang kita pahami, nilai yang kita hayati, akhlak yang kita tampilkan, dan pedoman yang kita wujudkan dalam pengabdian,β pesannya.
Menurutnya, penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Qurβan harus tercermin dalam kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.
Ia pun mengajak seluruh aparatur untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dengan amanah, adil, dan profesional.
βMari kita teguhkan satu ikrar: melayani dengan amanah, memutuskan dengan adil, bekerja dengan profesional, dan merawat Indonesia dengan persaudaraan,β tegasnya.
Kemenag RI Turunkan 34 Peserta
Pada MTQ VIII Korpri Nasional 2026, kontingen Kemenag RI mengikuti 34 nomor lomba dengan 34 peserta.
Cabang yang diikuti cukup beragam, meliputi tilawah, tartil, hafalan Al-Qurβan, dakwah Al-Qurβan, khat dan lukis kaligrafi, azan, khutbah Jumat, doa, karya tulis ilmiah, hafalan hadis, haflah tilawah, serta cipta dan baca puisi Islami.
Para peserta kontingen Kemenag RI berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Sidenreng Rappang dan Pinrang masing-masing mengirimkan empat peserta, Maros tiga peserta. Sementara Makassar, Luwu, Toraja Utara, Bantaeng, dan Soppeng masing-masing mengirimkan dua peserta.
Selain itu, terdapat peserta yang berasal dari Kanwil Kemenag Sulsel, UIN Alauddin Makassar, dan IAIN Bone.
Keikutsertaan tiga ASN Kemenag Bantaeng dalam ajang nasional tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi ASN lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, khususnya dalam bidang keagamaan, seni, kreativitas, dan pengabdian kepada masyarakat.
MTQ Korpri Nasional 2026 pun tidak sekadar menjadi arena perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat karakter ASN agar nilai-nilai Al-Qurβan benar-benar tercermin dalam pelaksanaan tugas.
Prestasi di arena MTQ diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, sehingga semangat amanah, profesional, adil, dan berintegritas tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam pengabdian kepada masyarakat dan negara. (Ilham)












