HALILINTARNEWS.id, WAJO β Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Wajo mendorong Ketua PWI Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Suwardi Thahir, segera mengambil langkah konkret dengan membentuk Panitia Penjaringan sebagai tahapan awal pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Wajo.
Dorongan tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian terhadap proses regenerasi kepengurusan PWI di Kabupaten Wajo. Pasalnya, kepengurusan PWI Wajo saat ini telah berstatus demisioner sehingga pelaksanaan Konferkab menjadi agenda yang perlu segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme organisasi.
Salah seorang pengurus PWI Wajo, Sultan, mengatakan pembentukan Panitia Penjaringan merupakan langkah awal yang sangat penting agar seluruh rangkaian Konferkab dapat dipersiapkan secara tertib, transparan, demokratis, dan berpedoman pada Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.
βKami berharap Ketua PWI Sulsel, Dr. H. Suwardi Thahir, segera membentuk Panitia Penjaringan sehingga tahapan Konferkab PWI Wajo bisa segera berjalan. Jangan sampai status demisioner ini berlangsung terlalu lama. Organisasi membutuhkan kepastian kepemimpinan agar roda organisasi dapat berjalan secara optimal,β ujar Sultan, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, percepatan Konferkab bukan semata-mata berkaitan dengan pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, konferensi menjadi momentum penting untuk melakukan konsolidasi internal, mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun program kerja, serta menentukan arah PWI Wajo ke depan.
βKonferkab harus menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan profesionalisme organisasi. Karena itu, kami berharap tahapan awalnya segera dimulai,β katanya.
Sultan menegaskan, PWI Wajo siap mendukung dan mengikuti seluruh tahapan yang ditetapkan PWI Sulsel.
Ia berharap pembentukan panitia penjaringan segera direalisasikan sehingga jadwal pelaksanaan konferensi dapat ditentukan dan tidak menimbulkan ketidakpastian di internal organisasi.
βKami tidak mempersoalkan siapa yang nantinya terpilih. Yang kami harapkan adalah prosesnya berjalan sesuai aturan, terbuka, demokratis, dan memberikan ruang yang sama kepada seluruh anggota yang memenuhi ketentuan organisasi,β tegasnya.
Ia menambahkan, kepastian pelaksanaan Konferkab juga penting untuk menjaga soliditas anggota serta memastikan program-program organisasi di tingkat kabupaten dapat berjalan dengan kepemimpinan yang definitif.
Ketua PWI Sulsel Terpilih Secara Aklamasi
Diketahui, Dr. H. Suwardi Thahir resmi ditetapkan sebagai Ketua PWI Sulsel periode 2026β2031 setelah terpilih secara aklamasi dalam Konferensi PWI Sulsel yang digelar pada 2 Juni 2026 di Graha Pena, Makassar.
Dengan telah terbentuknya kepengurusan baru di tingkat provinsi, PWI Wajo berharap agenda konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten juga segera mendapat perhatian, khususnya pelaksanaan Konferkab yang saat ini dinilai perlu dipercepat.
PWI Wajo menegaskan bahwa percepatan tersebut bukan dimaksudkan untuk mendesak proses di luar ketentuan organisasi, melainkan sebagai bentuk aspirasi agar tahapan yang memang harus dilaksanakan dapat segera dimulai sesuai aturan yang berlaku.
βIntinya, kami berharap ada kepastian. Kalau panitia sudah dibentuk, tahapan berikutnya bisa berjalan dan Konferkab dapat dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi,β pungkas Sultan. (Red)












