HALILINTARNEWS.id, BANTAENG β Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng. Tiga ASN Kemenag Bantaeng dipercaya tampil pada Musabaqah Tilawatil Qurβan (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Makassar dan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, 23β30 Agustus 2026.
Ketiganya masing-masing memperkuat kontingen berbeda, namun tetap membawa nama besar Kemenag Bantaeng di panggung kompetisi tingkat nasional.
Tiga ASN tersebut yakni H. Misbah, S.Ag., MA, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng, yang mewakili kontingen Kementerian Agama RI pada cabang Khutbah Jumat.
Selanjutnya Hafsah, S.Pd.I, Penyuluh Agama Islam KUA Paβjukukang, yang juga memperkuat kontingen Kementerian Agama RI pada cabang Haflah Tilawah Al-Qurβan.
Sementara Miftahul Arifin, S.Sos, Penyuluh Agama Islam KUA Uluere, memperkuat kontingen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada cabang Kaligrafi Digital Klasik.
H. Misbah dan Hafsah merupakan bagian dari kafilah Kementerian Agama RI yang dilepas secara resmi pada Minggu, 23 Agustus 2026. Dalam momentum tersebut, Hafsah tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga dipercaya menampilkan Haflah Tilawah Al-Qurβan di hadapan peserta dan undangan.
Adapun Miftahul Arifin mengikuti pelepasan bersama kontingen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (21/8/2026).
Wakili Dua Kontingen, Tetap Bawa Nama Bantaeng
Kehadiran tiga ASN tersebut menjadi perhatian tersendiri karena mereka mampu menembus ajang MTQ KORPRI tingkat nasional melalui bidang keahlian masing-masing.
Meskipun berada dalam kontingen yang berbeda, ketiganya memiliki satu kesamaan: berasal dari keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng.
Dalam kontingen Kementerian Agama RI sendiri, peserta berasal dari berbagai satuan kerja dan wilayah. Selain Bantaeng, terdapat peserta dari sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Kanwil Kemenag Sulsel, UIN Alauddin Makassar, hingga IAIN Bone.
Para peserta juga berasal dari berbagai unsur jabatan, mulai dari penyuluh agama Islam, penghulu, guru dan tenaga kependidikan, pelaksana, kepala kantor Kemenag kabupaten/kota, kepala madrasah, dosen, pengadministrasi KUA, hingga ketua tim di lingkungan Kanwil Kemenag Sulsel.
Koordinator kontingen, Mulyadi, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam proses persiapan kafilah.
Menurutnya, koordinasi dilakukan Bidang Penaiszawa bersama seluruh leading sector di lingkungan Kementerian Agama untuk memastikan seluruh peserta siap memberikan penampilan terbaik.
βEfisiensi bukan kendala untuk mengerahkan seluruh potensi dan kemampuan yang dimiliki demi menjaga nama baik Kementerian Agama serta meraih prestasi terbaik,β ujarnya.
Jadi Kebanggaan Kemenag Bantaeng
Keikutsertaan H. Misbah, Hafsah, dan Miftahul Arifin menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Kemenag Bantaeng.
Ketiganya tidak hanya membawa kemampuan dan kompetensi masing-masing, tetapi juga membawa nama institusi asal mereka di panggung MTQ KORPRI tingkat nasional.
Keluarga besar Kemenag Bantaeng pun berharap ketiganya mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.
Ajang MTQ KORPRI VIII Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum bagi para ASN untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat peran aparatur negara dalam membumikan nilai-nilai Al-Qurβan melalui pengabdian dan prestasi. (Supriadi Awing)












