Bupati Bantaeng Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Sukseskan Pendataan Nasional



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Ajakan tersebut disampaikan usai dirinya menjadi responden dalam pendataan yang dilakukan oleh petugas BPS Kabupaten Bantaeng di kediamannya, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Selasa (14/7/2026).

Kehadiran Bupati sebagai responden menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan menyediakan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan mutakhir sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan nasional maupun daerah.

Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali untuk mendata seluruh pelaku usaha di Indonesia, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan berskala besar. Data yang dihimpun akan menjadi acuan dalam perencanaan, evaluasi, serta penyusunan berbagai kebijakan ekonomi yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Bupati Bantaeng menegaskan, hasil pendataan ini diharapkan mampu menghasilkan basis data ekonomi yang komprehensif sehingga dapat mendukung pengambilan kebijakan yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui Sensus Ekonomi 2026, diharapkan tersusun basis data ekonomi yang komprehensif sehingga dapat menjadi landasan dalam penyusunan program pembangunan, peningkatan investasi, pemberdayaan pelaku usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bantaeng,” ujar Uji Nurdin.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerima kehadiran petugas sensus dan memberikan informasi yang benar serta sesuai kondisi di lapangan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Bantaeng untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Berikan data yang akurat kepada petugas BPS, karena data yang berkualitas akan menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan,” katanya.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pendataan dilakukan secara door to door oleh petugas BPS kepada seluruh pelaku usaha di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Melalui partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Sensus Ekonomi 2026 mampu menghadirkan gambaran nyata kondisi perekonomian daerah sekaligus menjadi pijakan dalam mendorong investasi, memperkuat UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Anto
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *