Melinda Aksa Tekankan Kesiapan Emosional dan Sosial Anak dalam Transisi PAUD ke SD



HALILINTARNEWS.id, MAKASSAR β€” Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, resmi membuka Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan di Ballroom Alamanda, Hotel Aryaduta Makassar, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 11–13 Mei 2026 itu mengusung tema β€œFondasi Kokoh, Sekolah Hebat: Satu Tahun Pra-TK untuk Masa Depan.”

Dalam sambutannya, Melinda menegaskan bahwa pendidikan pra-sekolah merupakan fondasi penting sebelum anak memasuki jenjang Sekolah Dasar. Menurutnya, satu tahun pra-sekolah bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi tahapan penting untuk membangun kesiapan belajar anak sejak usia dini.

β€œAnak-anak perlu mendapatkan pengalaman belajar di pra-sekolah sebelum masuk SD. Ini bukan hanya tentang kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan emosional, sosial, dan mental,” ujarnya.

Ia menjelaskan, enam tahun pertama kehidupan anak merupakan masa golden age, di mana perkembangan otak berlangsung sangat pesat hingga mencapai sekitar 90 persen. Pada fase tersebut, perkembangan motorik, bahasa, kognitif, hingga kemampuan sosial anak tumbuh signifikan dan membutuhkan stimulasi yang tepat.

Karena itu, Melinda menilai guru memiliki peran penting dalam memahami tahapan perkembangan setiap anak. Ia menekankan bahwa metode pembelajaran tidak bisa disamaratakan karena setiap anak memiliki karakter dan potensi berbeda.

Melinda juga membagikan pengalaman penerapan metode pembelajaran berbasis sentra di lingkungan pendidikan Bosowa Corporation, seperti sentra balok, seni, alam, dan agama yang dinilai mampu merangsang rasa ingin tahu anak melalui aktivitas yang menyenangkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan kebijakan transisi PAUD ke SD kini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 yang menitikberatkan pada terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum penting untuk membangun pengalaman awal belajar yang positif bagi peserta didik baru.

β€œKeberhasilan transisi pendidikan membutuhkan sinergi antara siswa, guru, dan orang tua, dengan fokus pada kesiapan sosial, emosional, dan pembentukan karakter anak,” jelasnya.

Pada sesi materi, H. Kasman Mappa menjelaskan bahwa transisi PAUD ke SD berpengaruh besar terhadap keberhasilan belajar, kesejahteraan, keterlibatan, serta sikap positif anak terhadap pendidikan sejak usia dini.

Sementara itu, Kabid PAUD dan PNF Kota Makassar, Yasmain Gasba, memaparkan implementasi program Wajib Belajar Satu Tahun Pra-Sekolah melalui tiga strategi utama, yakni penguatan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas hingga wilayah terpencil, serta penguatan aspek kesejahteraan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pokja Bunda PAUD Titin Florentina, Bunda PAUD se-Kecamatan Kota Makassar, kepala sekolah SD, guru kelas satu, serta para orang tua murid.

Reporter : Ilham Iriansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *