160 Atlet Disiapkan, PGRI Jeneponto Optimis Harumkan Nama Daerah di PORSENIJAR

Oplus_131072


HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terus menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi profesi terbesar yang menjadi garda terdepan dalam perjuangan, peningkatan profesionalisme, serta perlindungan guru di Indonesia sejak berdiri pada 25 November 1945.

Dalam rangka menjalankan program kerja PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, ajang Pekan Olahraga dan Seni Guru (PORSENIJAR) tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 1 Juli 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kegiatan ini akan diikuti oleh 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
PGRI Kabupaten Jeneponto menjadi salah satu peserta yang telah menyatakan kesiapan penuh. Hal ini ditandai dengan rampungnya pelaksanaan PORSENIJAR tingkat kabupaten yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar guru, tetapi juga sebagai wadah seleksi atlet terbaik untuk berlaga di tingkat provinsi

Saat ini, PGRI Jeneponto telah memasuki tahap pemusatan latihan. Sebanyak 160 atlet dari berbagai cabang olahraga dan seni dipersiapkan secara intensif. Tak hanya itu, sekitar 1.300 orang penggembira juga disiapkan untuk turut memeriahkan pembukaan PORSENIJAR di Sidrap.

Di tengah persiapan tersebut, pengadaan pakaian kontingen dan seragam atlet turut menjadi perhatian. Pengurus PGRI Jeneponto menegaskan bahwa proses pengadaan dilakukan secara terbuka dan ditawarkan kepada seluruh anggota tanpa adanya unsur paksaan.

Ketua PLT PGRI Kabupaten Jeneponto, Zaidil Amin Karaeng Rangka, secara tegas membantah adanya isu tekanan dalam pemesanan seragam.

β€œInformasi yang menyebutkan adanya paksaan dalam pemesanan pakaian kontingen tidak benar. Semua dilakukan secara sukarela dan disambut baik oleh para kepala sekolah dan guru,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pengadaan seragam merupakan agenda rutin tahunan yang telah menjadi tradisi di lingkungan PGRI Jeneponto, mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK. Bahkan, untuk memberikan kemudahan kepada anggota, pembayaran dapat dilakukan secara bertahap hingga Juni 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan tersebut merupakan hasil rapat kerja daerah PGRI Jeneponto bersama pengurus kecamatan dan cabang khusus SMA/SMK, yang dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Menutup pernyataannya, Zaidil berharap seluruh rangkaian persiapan yang telah dilakukan dapat membawa hasil terbaik serta mengharumkan nama Kabupaten Jeneponto di ajang PORSENIJAR tingkat provinsi.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan penuh demi suksesnya kegiatan tersebut.

β€œPORSENIJAR bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi guru untuk menyalurkan bakat, mempererat kebersamaan, serta menunjukkan kompetensi di bidang olahraga dan seni,” pungkasnya. (Red)

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *