HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO –Drainase atau saluran air di desa Gantaran kecamatan Kelara kabupaten Jeneponto kini masih banyak yang rusak akibat hujan deras yang mengakibatkan banjir. Sebagian besar drainase dan saluran air tidak berpungsi lagi karena sudah tertutup material tanah dan sampah. Bahkan terdapat beberapa ruas jalan dan permukiman sama sekali tidak memiliki drainase. Kerusakan drainase tersebut menjadi pemicu utama tidak, lancarnya lagi pengairan
Kepala Desa Gantaran H. Muh.Nasir Nara waktu ditemui kepada awak media, senin (12/7/2021) menjelaskan, kurang lebih 300 meter saluran renase ditiga dusun , yaitu dusun Bonto Marannu ,dusun Gantaran b.Buleng, dan Bonto Nompo tidak memiliki drainase yang baik akibat hujan deras yg mengakibatkan ambruknya renase tersebut
Sementara itu, kepala Desa
ketika meninjau drainase di kawasan 3 dusun tersebut,mengakui banyaknya petani yang rugi karena tanaman jagungnya terendam air dan terseret akibat banjir yang mengakibatkan drainase di desa itu yang Ratusan meter drainase ambruk yang sudah dikerja skitar lima tahunan
Kepala Desa mengharap kiranya pemerintah atau stansi yg terkait segera melihat dan merperhatikan drainase yang rusak akibat banjir Perbaikan dan pembangunan drainase
“Saya selaku kepala desa sangat mengharap kepada pemerintah , anggota DPRD Jeneponto dan stansi terkait kiranya dapat meninjau dan membantu kami untuk memperbaiki drenase yg ambruk karena musibah yaitu hujan deras yg mengakibatkan banjir,”jelas H.Muh.Nasir Nara.
Penulis : Nakku
EditorΒ Β : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021












