HALILINTARNEWS.id, BANTAENG β Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus mendorong peningkatan akses dan konektivitas masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Hal itu ditandai dengan peresmian Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun 2026 di Kampung Libboa, Kelurahan Karatuang, Kecamatan Bantaeng, Kamis (13/8/2026).
Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin bersama Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis dan jajaran Forkopimda menghadiri sekaligus meresmikan jembatan tersebut.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda Tahap III merupakan bagian dari peresmian Jembatan Perintis Garuda dan pompa air secara serentak di berbagai wilayah Indonesia melalui konferensi video yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden meresmikan sebanyak 3.395 titik jembatan yang dibangun oleh TNI dan Polri serta 3.000 sumber air bersih yang dibangun oleh TNI AD di berbagai daerah.
Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis menjelaskan, pembangunan jembatan dan akses jalan di Kampung Libboa dilaksanakan selama 87 hari, terhitung sejak 9 April hingga 5 Juli 2026.
βPembangunan ini dapat diselesaikan berkat kerja keras, kebersamaan, serta dukungan dari berbagai pihak,β ujarnya.
Selain jembatan, pembangunan tersebut juga mencakup jalan setapak sepanjang kurang lebih 200 meter dengan lebar 1,5 meter. Jalan tersebut menghubungkan Kampung Libboa, Kelurahan Karatuang, dengan Kampung Sampara, Kelurahan Malilingi, Kabupaten Bantaeng.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas sekaligus memberikan akses yang lebih aman dan mudah bagi masyarakat.
Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 1410/Bantaeng yang telah berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur tersebut.
βIni adalah satu program yang sangat luar biasa. Sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses, terutama saat musim hujan dan debit air sungai meningkat,β ungkapnya.
Bupati menuturkan, sebelum jembatan dibangun, masyarakat harus menyeberangi aliran sungai yang sangat bergantung pada kondisi cuaca. Ketika hujan turun dan debit air meningkat, akses tersebut menjadi sulit dan berisiko.
Kondisi itu juga berdampak terhadap aktivitas anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah. Selain akses pendidikan, warga juga menghadapi kendala ketika hendak menuju area pemakaman umum yang berada di seberang aliran sungai.
Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan mudah untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.
βSemoga jembatan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,β harap Bupati.
Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Bantaeng bersama jajaran Forkopimda serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 27 Dim 1410/Bantaeng.
Turut hadir Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 27 Dim 1410/Bantaeng Ny. Seni Angelina, Kapolsek Bantaeng Iptu Syamsul Alam, Kasubsi I Intelijen Muh. Aqsha Darma Putra, Danramil 1410-02 Eremerasa Kapten Inf. Jufri, para kepala OPD, Camat Bantaeng Zulkarnain, serta para lurah dan kepala desa.
Reporter : Anto
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












