HALILINTARNEWS.id, BANTAENG β Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), turut dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Pasca-gempa, Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin bergerak cepat memantau kondisi masyarakat, khususnya di sejumlah wilayah pesisir. Dengan menggunakan sepeda motor, Bupati turun langsung memastikan situasi warga tetap aman dan terkendali.
βAlhamdulillah, meskipun gempa di NTT terasa di Bantaeng, kita tidak mengalami dampaknya. Namun, beberapa warga di wilayah pesisir sempat panik,β ujar Fathul Fauzy Nurdin.
Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin tersebut mengatakan, berdasarkan informasi yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Bantaeng termasuk dalam wilayah yang berada dalam status peringatan siaga terhadap potensi ancaman tsunami.
Karena itu, ia meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang.
βKita tetap menyikapinya dengan tenang, jangan panik, tetapi tetap dalam kondisi siaga. Untuk sementara, hindari aktivitas di wilayah pesisir sembari menunggu petunjuk dan informasi resmi dari BMKG,β tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan mengutamakan informasi resmi pemerintah serta BMKG.
Dalam kesempatan tersebut, Uji Nurdin turut menyampaikan rasa duka dan belasungkawa kepada masyarakat NTT dan daerah sekitarnya yang terdampak langsung oleh gempa.
βSaya mewakili masyarakat Bantaeng turut menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dirasakan masyarakat NTT. Mari kita bersama-sama berdoa, semoga ujian ini dapat kita lewati dengan baik dan masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan serta keselamatan,β pungkasnya.
Reporter : Anto
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












