MTsN Bantaeng Lepas Dua Siswi Terbaik Menuju Jambore Nasional 2026



HALILINTARNEWS. id, BANTAENG -Suasana haru bercampur bangga menyelimuti halaman MTsN Bantaeng saat Kepala Madrasah, Muh. Kasim, S.Ag., M.Pd.I., secara resmi melepas dua siswi terbaik, Nurul Afika (kelas IX B) dan Mupida (kelas VIII D), yang akan mewakili daerah dalam ajang Jambore Nasional (Jamnas) 2026.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para guru, tenaga kependidikan, seluruh siswa, serta orang tua kedua peserta.

Kehadiran keluarga menambah suasana emosional sekaligus menjadi wujud dukungan dan doa bagi kedua siswi yang akan mengemban amanah membawa nama baik madrasah di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Muh. Kasim menegaskan bahwa keikutsertaan Nurul Afika dan Mupida merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

Ia berpesan agar keduanya senantiasa menjaga sikap, menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan diri.

“Kalian adalah duta terbaik madrasah. Jagalah nama baik MTsN Bantaeng dan daerah kita dengan menunjukkan akhlak yang mulia, disiplin yang tinggi, serta semangat gotong royong. Manfaatkan momentum nasional ini untuk menimba ilmu, memperluas wawasan, memperkaya pengalaman, dan menjalin persahabatan dengan peserta dari seluruh Indonesia.

Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesan Muh. Kasim.

Keberhasilan Nurul Afika dan Mupida menembus seleksi hingga tingkat nasional menjadi bukti bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan pembinaan yang berkesinambungan mampu melahirkan generasi yang berprestasi. Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTsN Bantaeng.

Bacaan Lainnya

Mewakili orang tua peserta, Suharti menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak madrasah atas bimbingan yang telah diberikan kepada putrinya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan tidak pernah menyangka anak kami dapat melangkah sejauh ini. Kami merasa bangga melihat mereka dipercaya membawa nama baik madrasah dan keluarga di tingkat nasional.

Terima kasih kepada Bapak Kepala Madrasah serta seluruh bapak dan ibu guru yang telah mendidik, membimbing, dan mendampingi anak-anak kami hingga memperoleh kesempatan yang begitu berharga ini,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, Mupida mengaku masih sulit mempercayai bahwa dirinya berhasil menjadi peserta Jambore Nasional.

Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan anugerah sekaligus amanah yang akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas kesempatan yang luar biasa ini.

Terima kasih kepada kedua orang tua, Bapak Kepala Madrasah, serta bapak dan ibu guru yang selalu membimbing, mendukung, dan mendoakan kami. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Insyaallah saya akan memberikan yang terbaik, menjaga nama baik madrasah, dan memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak mungkin,” ujar Mupida dengan penuh semangat.

Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Jambore Nasional.

Selanjutnya, seluruh warga madrasah memberikan salam dan doa restu kepada kedua peserta. Riuh tepuk tangan dan lambaian tangan mengiringi langkah Nurul Afika dan Mupida meninggalkan halaman MTsN Bantaeng menuju ajang nasional.

Keikutsertaan kedua siswi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi MTsN Bantaeng, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi, mengukir prestasi, serta membawa nama baik madrasah di berbagai ajang, baik di tingkat daerah maupun nasional. (Red)

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *