HALILINTARNEWS.id, MAKASSAR β Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Kota Makassar tengah menggodok penetapan Program Strategis Daerah (PSD) Tahun 2026. Sejumlah proyek besar masuk dalam daftar usulan, di antaranya pembangunan stadion, penataan Kawasan Karebosi, sekolah unggulan, hingga pembangunan puskesmas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Andi Zulkifly mengatakan, pembahasan PSD 2026 telah dilakukan bersama TAPD dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Usulan tersebut selanjutnya akan ditelaah dan diputuskan langsung oleh Wali Kota Makassar.
βProgram strategis yang ditetapkan harus selaras dengan RPJMD, memiliki dampak nyata bagi masyarakat, serta realistis untuk dilaksanakan,β ujar Zulkifly, Selasa (6/1/2026).
Salah satu program utama yang diusulkan adalah pembangunan stadion yang direncanakan sebagai proyek multiyears 2026β2027. Pada 2025, Pemkot Makassar telah menyelesaikan feasibility study (FS) sebagai kajian kelayakan pembangunan stadion.
βPada 2026 akan dimulai tahap awal pelaksanaan, termasuk tender manajemen konstruksi untuk menghasilkan basic design stadion,β jelas mantan Kepala Bappeda Makassar tersebut.
Tahap berikutnya adalah pematangan lahan di wilayah Ujung Pandang sepanjang 2026. Pembangunan fisik stadion direncanakan mulai 2027 dan ditargetkan dapat digunakan pada 2028. Proyek ini dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dengan dukungan dinas terkait bidang pertanahan, tata ruang, perizinan, lingkungan, dan AMDAL.
Selain stadion, sektor pendidikan juga masuk PSD melalui pembangunan Sekolah Unggulan sebagai sekolah percontohan. Aset sekolah berada di bawah Dinas Pendidikan, sementara pelaksanaan konstruksi ditangani Dinas PU.
Program strategis lainnya meliputi penyelesaian Mal Pelayanan Publik (MGC) agar dapat difungsikan sepenuhnya sebagai pusat layanan terpadu, serta program Seragam Gratis yang kembali menjadi prioritas pada awal 2026 dengan mekanisme pengadaan yang disempurnakan.
Pada sektor penataan kota, Kawasan Karebosi direncanakan sebagai proyek multiyears. Meski desain mengalami penyesuaian pascareview, tahapan tender dan pendampingan pengadaan telah masuk perencanaan.
Sementara di sektor kesehatan, Pemkot Makassar menargetkan pembangunan Puskesmas Pampang Baru pada 2026. Proyek ini ditargetkan selesai dalam satu tahun anggaran. Adapun beberapa puskesmas lain, seperti di Biringkanaya dan Sudiang, masih dalam tahap kajian kelayakan.
Selain pembangunan fisik, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin juga menaruh perhatian pada sertifikasi aset daerah. Dari sekitar 6.000 aset milik Pemkot Makassar, masih terdapat sekitar 4.000 aset yang belum bersertifikat.
βPrioritas sertifikasi diarahkan pada aset pelayanan publik, seperti kantor SKPD, kecamatan, sekolah, puskesmas, dan aset di wilayah kepulauan,β ungkap Zulkifly.
Sebanyak 38 bangunan kantor ditargetkan masuk proses sertifikasi mulai awal 2026 sebagai tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengamanan aset daerah.
Secara keseluruhan, PSD 2026 mencakup sekitar 16 program prioritas yang masih akan diseleksi secara ketat oleh Wali Kota. Hal ini dilakukan agar seluruh program benar-benar dapat dilaksanakan dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat, sekaligus memenuhi standar pengawasan lembaga seperti KPK dan BPK.
Reporter : Ilham Iriansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












