HALILINTARNEWS.id, GOWA β Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa resmi melaunching penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Senin (5/1/2025). Penerapan BLUD ini menjadi langkah strategis Pemkab Gowa dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan bahwa penerapan BLUD merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah di sektor kesehatan. Melalui skema BLUD, rumah sakit diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional, cepat, dan responsif.
βLaunching BLUD ini kami laksanakan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gowa. Ke depan, kami berharap tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan,β ujar Bupati Gowa.
Ia menjelaskan, perubahan status RSUD Syekh Yusuf menjadi BLUD merupakan transformasi dalam pengelolaan keuangan dan manajemen rumah sakit guna meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, serta mutu pelayanan publik.
βTujuan utama penerapan BLUD adalah memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,β tambahnya.
Meski pengelolaan rumah sakit dilakukan secara mandiri oleh manajemen RSUD melalui skema BLUD, pengawasan tetap dilakukan oleh pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai standar dan target yang telah ditetapkan.
βPengelolaan dilakukan oleh rumah sakit, namun tetap dalam pengawasan pemerintah. Seluruh kinerja harus terukur, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik,β tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyebutkan penerapan BLUD bertumpu pada tiga pilar utama, yakni peningkatan kinerja pelayanan publik, fleksibilitas pengelolaan keuangan, serta tata kelola manajemen rumah sakit yang baik.
βStatus BLUD bukan tujuan akhir, melainkan instrumen untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan. Orientasi utama tetap pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, transparan, dan berkeadilan,β jelasnya.
Ia berharap seluruh jajaran RSUD Syekh Yusuf mampu mengelola BLUD secara profesional, akuntabel, dan transparan, serta terus meningkatkan kompetensi tenaga medis dan nonmedis. Keselamatan dan kepuasan pasien harus menjadi prioritas utama agar rumah sakit tampil sebagai institusi yang humanis, responsif, dan berintegritas.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr. Gaffar, menyebut penerapan BLUD sebagai tonggak penting dalam perjalanan pengembangan rumah sakit.
βStatus BLUD memberikan ruang bagi kami untuk mengelola rumah sakit secara lebih mandiri, fleksibel, dan profesional, namun tetap berorientasi penuh pada pelayanan kepada masyarakat,β ujarnya.
Ia menegaskan komitmen manajemen RSUD Syekh Yusuf untuk terus meningkatkan mutu dan keselamatan pelayanan pasien, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, serta memperbaiki sistem manajemen dan tata kelola rumah sakit.
βKami menyadari keberhasilan BLUD tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh komitmen, disiplin, dan budaya kerja seluruh pegawai. Kami terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan pelayanan berkelanjutan,β pungkasnya.
Launching BLUD RSUD Syekh Yusuf ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, unsur Forkopimda Gowa, serta para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Gowa.
Reporter : Hefrawansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












