HALILINTARNEWS.id, BANTAENG – Terkait maraknya kecurangan permainan data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), BPNT yang bersumber dari Kementerian Sosial dan juga dinilai salah sasaran.
Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) turun kejalan melakukan aksi demontrasi di tiga titik yakni di kantor Pos Bantaeng, kantor dinas Sosial dan kantor Bupati Bantaeng, pada (13/12/2022) puku 11.00 wita.
Seusai demonstrasi di kantor Pos Bantaeng dan kantor Dinas Sosial para pendemo meminta untuk ketemu kadis Dinas Sosial atau yang menangani bantuan Bansos dan BLT, Kadis tersebut tidak ada di tempat kerjanya, informasi Kadis lagi berada di Makassar, kata staf Dinsos.
Sehingga para peserta aksi melanjukan aksinya di depan kantor Bupati Bantaeng dan membakar ban sambil memblokade jalan poros Bantaeng – Bulukumba- Makassar.
Terlihat para peserta aksi menahan mobil Teronton Kontener dari arah Bulukumba melintang di tengah jalan poros provinsi mengakibatkan macet arus lalu lintas.
Menurut Akbar dalam orasinya, selama ini data Bansos dan BLT diduga ada permainan kongkalikong karena bantuan yang tersalurkan kebanyakan salah sasaran yang seharusnya layak menerima bagi masyarakat kurang mampu namun sebaliknya ada orang yang rumahnya berlantai 2 punya kendaraan ikut juga menyantap hak orang orang miskin, kata Akbar.
Terbukti kecurangannya, kami sudah berulang kali meminta data nama nama penerima bantuan Bansos dan BLT baik kantor POS maupun di kantor Dinas Sosial mereka tidak pernah memperlihat secara transparansi kepada publik, ada apa sehingga tidak mau memberikan data verifikasi penerima manfaat? tanya pendemo.
Hal itu diduga di tunjangi dengan politik banyak keluarga oknum kepala Desa yang dapat bantuan Bansos dan BLT rumahnya yang sangat mewah.
“Pendataan itu tidak di verifikasi ke lapangan sebagai bukti bahwa Sanya data yang masuk dari Desa dan kelurahan apakah itu layak atau tidak,”
“Kami menilai Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng tidak becus proses pendataan di lapangan yang kebanyakan orang arang berada mendapat bantuan Bansos dan BLT,” teriakan pendemo.
Olehnya itu di minta kepada bapak Bupati Bantaeng Ilham Azinkin segera “Copot Kadis Sosial”.
Program bantuan Bansos, BLT dan BPNT itu sudah terstruktur mulai dari tingkat Kementrian hingga Kabupaten Desa dan Lurah.
Petugas dari jajaran kepolisian Polres Bantaeng bersama Sat Pol PP mengamankan para aksi berjalan aman dan lancar.
EditorΒ Β Β Β Β : Supriadi Sanusi
halilintarnews.id. 2022












