Beranda BANTAENG

Konsolidasi Rehabilitasi Ruang Perpustakaan SDI Lasepang Bantaeng Diduga Amburadul

695
0


Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Program bantuan rehab sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2021 Bidang Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan melalui pihak pemenang tender sebagai pelaksana Kontraktual CV.Duta Tekhnik Kontruksi dengan nama kegiatan Konsolidasi Rehabilitasi Ruang Perpustakaan Sekolah Dasar dengan lokasi kegiatan sebanyak 15 sekolah dengan total anggaran senilai Rp.1.437.612.000 (satu milyar empat ratus tiga puluh tujuh enam ratus dua belas ribu rupiah).

Sesuai dengan pantauan Langsung oleh Tim Lembaga investigasi korupsi Turatea (LINGKAR), dan beberapa Rekan Media, senin 6/9/2021 diduga banyak yang tidak sesuai dengan perencanaan awal.

Salah satu item pekerjaan yang dianggap menyalahi spesifikasi pekerjaan adalah rehabilitasi ruang perpustakaan SDI Lasepang yang menelan anggaran Rp.95.840.800, namun tidak sesuai dengan perencanaan awal dan fakta fisik dilapangan. Satu contoh item yang tidak sesuai dengan perencanaan adalah pekerjaan ruangan lantai. dan itu juga telah diakui oleh beberap guru bahwa apakah pekerjaan lantai tersebut ada didalam RAB atau tidak karena selama proses dari awal pekerjaan hingga saat ini kami tidak pernah melihat RAB maupun gambarnya.” Akunya.

Lanjut beberapa guru yang enggan di publikasikan mengakui bahwa kayu rangka kuda-kuda nyaris tidak ada yang diganti dan hanya ada beberapa kayu rangka plafon yang diganti dan tripleks tidak sesuai dengan ukuran yang semestinya.” Bebernya.

Ia menambahkan ada 2 pembangunan yang direhab bangunan yang baru di kerja belum ada papan proyeknya, katanya.

“Entah apa benar atau tidak ketinggian bangunan perpustakaan hanya 3 meter,” jelas guru.

Ditempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng Drs.Muhammad Haris M.Si mengatakan kepada rekan lembaga dan media ini di ruangannya pada senin 6/9/2021 bahwa terkait RAB dan Gambar Adalah rananya PUPR dan Jika masalah Tekhnis Pekerjaan dan Pengawasan dilapangan itu tidak lepas dari tanggungjawabnya PPTK sebagai Kepala Bidang Tingkat Sekolah Dasar dan Kepala Sekolah juga sebagai penerima manfaat berhak mengetahui serta membangun komunikasi dengan konsultan sebagai pihak ketiga dari pelaksana kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Segel Sekretariat SCN, Ratusan Aliansi Pemuda Gelar Aksi Demo, Kapolres: Tersangka "Pemerkosaan" Segera Limpahkan ke Kejari

Satu paket kegiatan pekerjaan rehabilitasi SDI Lasepang Kabupaten Bantaeng terkesan Ambaradul karena beberapa Item yang tidak sesuai dengan spesifikasi pemakaian bahan kontruksi sehingga diduga ada Mark Up volume pekerjaan.”

Penulis : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here