Beranda Ternate

Pelayaran Transportasi Laut, Ternate Kepulauan Tidore Aman “Menyimpang”

81
0


Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

HALILINTARNEWS.id, TERNATE —Pelayanan transportasi laut antara pulau Ternate ke kota Tidore kepulauan aman, jarak tempuh tidak memakan waktu hanya sekitar 30 menit dengan motor laut.

Di akui oleh para penumpang bahwa saat lautan bersahabat para penumpang motor kayu sangat tenang walaupun ada arus yang mengolengkan namun tidak membahayakan, terkecuali di musim ombak.

Menurut Ruby yang ikut dalam pelayaran mengatakan perjalanan sangat aman karena lautan sangat teduh. Ruby juga mengakui adanya ke olengan kapal kayu yang di tumpangi, namun tidak membuat para penumpang panik, itu terjadi di pusaran laut di pertengahan antara Ternate Tidore tuturnya.

Hanya sangat di sayangkan karena sebagian penumpang enggang masuk kedalam kapal, dia lebih memilih duduk di atas bersama sepeda motor, hal itu di saksikan langsung oleh wartawan senior di peninggalan Menpen Harmoko yang ikut dalam pelayaran ke kepulauan Tidore Kepulauan.

Sejumlah penumpang di mintai tanggapan atas ke enggangannya para penumpang masuk kedalam duduk di bangku yang sudah di sediakan.

Ketika motoris kapal kayu tersebut menyuruh para penumpang masuk kedalam, dan para penumpang saling tunjuk menyuruh masuk kedalam, namun tetap saja bertahan dan lebih memilih duduk di atas bersama muatan sepeda motor. Ini tandanya kekerasan kepala para penumpang.

Lebih menarik lagi, sebelum kapal di berangkatkan Motoris kapal tersebut terlebih dahulu menagih sewa Rp 30.000/motor bersama pengemudinya tanpa tiket.

“Seharusnya ada bukti pembayaran berupa tiket penumpang di sertai kupon Rasaraharja,
Para penumpang menyerahkan yang tiket walau tanpa tiket melalui motoris kapal kayu tersebut.

Dalam satu kali jalan memuat sepeda motor lebih dari 10 unit di luar penumpang. Saya juga heran beber Syarif penumpang dari Ternate ke Rum Tidore, seharusnya ada tiket timpal Syarif kepada media online Halilintarnews.id pada 19/8/2021.

“Sejumlah penumpang yang di hubungi serentak mendesak petugas khususnya dinas perhubungan dan instansi terkait, agar memerintahkan kepada seluruh armada laut agar menyediakan tiket sebagai bukti, agar mudah terkontrol jumlah penumpang yang di angkut serta kapasitas daya muat.Tidak mustahil kapal pembuat sepeda motor dan Penumpang tidak melebihi dari kapasitas, sementara penumpang tidak di bekali tiket,”saya prihatin ujar Thamrin SH dihadapan media ini.

Sesampai di pelabuhan Ruum Tidore kepulauan, tim wartawan media berusaha menemui petugas Dinas perhubungan yang ada di pelabuhan, namun sangat di sayangkan tak satu orangpun petugas dinas perhubungan laut yang ada di pelabuhan Ruum melainkan petugas pemungut uang karcis masuk pelabuhan yang ada, dengan asyik memungut menagih setiap memasuki area pelabuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here