HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO – Melalui Koor Divisi Intelejen Lembaga Investigasi Korupsi Turatea (LINGKAR) Syafaruddin meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto bertanggung jawab atas pekerjaan tanggul sungai PaitanaΒ KecamatanTuratea Kabupaten Jeneponto yang terkesan asal jadi Alias Bobrok dan ambruk.
Syafar menegaskan bahwa pekerjaan tanggul sungai yang ada didusun Lebangmanai Desa Paitana Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto dilaksanakan oleh Haji Bahar. Namun kondisi tanggul hingga saat ini dianggap Bobrok dan tak layak untuk diberikan kepada masyarakat.
βKami meminta BPBD Kabupaten Jeneponto untuk bertanggung jawab atas pekerjaan ini, karena kualitasnya sangat buruk, Sehingga dapat merugikan masyarakat setempat” katanya.
Berdasarkan dari hasil pemantauan langsung Tim Lembaga Investigasi Korupsi Turatea beberapa waktu yang lalu Kepada Media ini Rabu, (28/04/21) menegaskan bahwa, kondisi tanggul saat ini justru sudah ambruk dan membahayakan masyarakat sekitar,β tandasnya.
Sementara pihak pelaksana Haji Bahar yang sudah dimintai dikonfirmasinya Sabtu (01/05/21) terkait proyek pekerjaan pembangunan tanggul sungai yang ada di Dusun Lebangmanai Desa Paitana Kecamatan Turatea. Mengenai pekerjaan tersebut yang tidak jelas nama kegiatannya, dilaksanakan oleh Cv Apa, dengan nilai kontrak berapa, waktu pelaksanaannya kapan serta sumber anggarannya darimana. Namun Haji Bahar tidak memberikan responnya sama sekali.
Pasalnya pekerjaan yang belum lama rampung ini mutu kualitasnya buruk dan diduga karena kurangnya volume pekerjaan dan kualitas material karena diduga bahan material batu yang dipakai itu sebahagian hanya dikumpulkan dari pinggiran sungai itu sendiri. Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang warga yang tak jauh dari lokasi pembangunan Tanggul bahwa
β Ya begitulah biasa kalau pembangunan proyek pemerintah sekarang ini banyak yang tidak karuan dan dikerjakan asal jadi saja.” Tuturnya
Dikatakannya juga bahwa pekerjaan ini belum lama dilaksanakan sudah Ambruk, hingga saat ini belum ada perbaikan sama sekali dan pengawasnya adalah Anto serta pelaksananya Haji Bahar β Tandasnya.
Diketahui proyek ini merupakan pekerjaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto namun tidak jelas Tahun Anggarannya. Hingga berita ini diturunkan pihak BPBD belum juga dapat dikonfirmasi.
Penulis : Tim
EditorΒ Β : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021












