HALILINTARNEWS.id, MAKASSAR – Pasca Moh.Ramdhan βDannyβ Pomanto dilantik sebagai Walikota Makassar Bersama Wakilnya, Fatmawati Rusdi, pada 26 Februari 2021, langsung gass poll dengan menggelar rapat Koordinasi dan Pemaparan Evaluasi di Balaikota Makassar, Senin (1/3/2021).
Dalam rapat tersebut, Danny mengumumkan struktur baru pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemerintahannya. Danny menunjuk sebanyak 15 pelaksana tugas (plt) kepala OPD dan satu pelaksana harian (plh).
Pada kesempatan lain, Danny sang arsitek ini mengatakan, kebijakan yang diambil bukan karena alasan politik, melainkan ingin segera menjalankan program yang sejalan dengan visi dan misi.
Menurutnya, evaluasi ini dilakukan sebagai bentuk mengembalikan aturan sebagaimana mestinya, sehingga, tidak ada SKPD yang dipersiapkan dan harus disetarakan.
βPejabat yang tidak bisa mengikuti ritmenya pasti diganti. Siapa yang tidak ikut visi dan misi pasti tidak di sini lagi,β tegas Danny Pomanto di Balaikota Makassar, Senin (1/3/2021).
Melalui program resetting atau penataan ulang jajaran Danny akan memberhentikan sekitar 3.000 tenaga kontrak. Mengingat selama ini ada sekitar 8.000 tenaga kontrak di Pemkot Makassar. Sehingga menurut Danny idealnya Pemkot Makassar hanya memiliki 5.000 tenaga kontrak.
βSaya kira idealnya Makassar 5.000 (tenaga kontrak) cukuplah,β kata Danny di Makassar, Rabu (28/4/2021).
Dia menambahkan, dari 8.000 tenaga kontrak itu, mereka akan dites ullang dan hanya 5.000 yang akan diterima.
Diungkapkan, dari sekitar 8.000 ada juga beberapa yang tidak terdaftar, Insya Allah kami akan tes ulang. Dan memang prinsipnya kami akan mengurangi beberapa jumlah pegawai kontrak yang sudah menjadi beban pemerintah, ya sisanya 3.000 tidak diperpanjang lagi.
Agenda resetting ini, kata Danny, harus dilakukan mengingat pihaknya tengah menjalankan program Makassar Recovery untuk mengatasi masalah pandemi COVID-19, perpajakan digital berbasis kelurahan. Namun Danny menyebut ada beberapa pengurus RT/RW yang dianggapnya hendak menyabotase program ini.
Pada dasarnya Mendgari Tito Karnavian mendukung Langkah Danny untuk melakukan resetting aparaturnya Wali Kota Makassar Ramdhan βDannyβ Pomanto melakukan resetting .Namun menurut Tito setidaknya harus dilakukan dengan cara smooth atau menyentuh hati dan cara yang halus..
βProgram kerja Danny di Makassar bagus, konsepnya bagus, sangat bagus sekali, tinggal bagaimana mengeksekusi, dan untuk eksekusi salah satu kepentingannya kebutuhannya adalah sumber daya pegawainya harus sama cepat dan kemudian satu frekuensi, satu pikiran, satu visi sama beliau,β kata Tito di Makassar, Kamis (22/4/2021).
Langkah Danny Pomanto, tinggal menunggu hari melalui gaspoll resettingnya.Semoga hasilnya memunculkan kebaikan dalam upaya menjalankan roda pemerintahan Moh.Ramdhan Danny Pomanto untuk lima tahun kedepannya.
Supriadi Awing
Halilintarnews.id, 2021







