HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO — Untuk mengantisipasi terjadinya rawan kecelakaan, yang sering terjadi di sebuah jembatan tanpa pangar pengaman, yang panjangnya kurang lebih 9 meter tersebut, membuat Dua sosok Polisi yang sering melakukan. Patroli malam, yang kebetulan juga sering, Melintas di sona tersebut, dngan berbekal Gerakan Reaksi Cepat, ke dua personil Polisi, merasa terpanggil untuk melakukan pemagaran pada jembatan tak ada pegangan.
Hari Jumat tanggal 29 /1/ 2021, sekitar pukul 13,45 wita sampai selesai, di jembatan irigasi Lingkungan Tolo Kelurahan Tolo Kota.Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto, Dua orang anggota Sat Sabhara Polres Jeneponto Bripka Sayuti dan Bripka Safaruddin melakukan pemasangan pengaman pinggir jembatan (pegangan).
Kedua Personil Polisi melaksanakan patroli diwilayah tersebut, namun ada hal yang memprihatinkan ketika meliat kondisi jembatan yang tidak memiliki pengaman (pegangan) dipinggir jembatan, hal tersebut sangat berpotensi menimbulkan kerawanan lakalantas pengendara terjatuh kesungai .
Keadaan ini membuat kedua personil tersebut berinisiatif mencari bahan kayu bambu dan kayu cina, kemudian memasangnya, dalam pengerjaan dibantu oleh masyarakat yang melintas, sekitar setengah hari pekerjaan tersebut dilakukan dengan panjang sekitar 9 (sembilan), meter telah dipasangkan sesuai ukuran panjang jembatan, dan tetunya keadaan tersebut nampak membuat pengendara akan lebih nyaman melintas.
Masyarakat berharap semoga setalah dipasang tanda sekaligus pengaman jembatan tersebut, masyarakat sudah nyaman melitas dijembatan dibandingkan keadaan sebelumnya, masyarakat takut dan sangat berhati – hati apabila akan melintas di jembatan tersebut, ungkap masyarakat.
Penulis : Red
EditorΒ Β : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2021












