Lestarikan Budaya Melalui Hutan  Bernyanyi di Kabupaten Jeneponto



HALILINTARNEWS.id, JENEPONTO — Kemah budaya yang di laksanakan di Desa Jenetallasa Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan, pada 26/11/2020, pukul 22.00 wita.

Kemah Budaya Musik Hutan dan Asri Lingkungan Sahabat rakyat adalah hal yang sangat urgen demi merajut sebuah kesan akan hutan yang memiliki kandungan  habitat dengan kekayaan alaminya.

Seribu satu macam kesan  hadir  muncul dan terlahir memiliki nilai akan arti sebuah nama ” Pinus Paccumikang ”  yang berada dalam wilayah Desa tersebut merupakan sesi pertama di adakannya kemah budaya dan musik hutan.

Menurut Kepala Desa Muh Basyir dihadapan halilintarnews.id, hal ini langkah yang di lakukannya gebrakan oleh Kades Je’netallsa bekerja sama dengan Camat Rumbia Abdul Rajab S.Pi, suatu mimpi sebelumnya hanya virtual tercipta kesan menjadi nyata ada di hutan Pinus Paccumikang pesan leluhur melahirkan kenyataan situasi nyaman menikmati keindahan hutan lestari, ungkap Kepala Desa kelahiran jenetallasa.

Sementara Camat Rumbia Abdul Rajab, S.Pi mengatakan, bahwa hutan yang  terkesan memiliki  pepohonan yang rindang  di tiup angin sepoi -sepoi sahabat rakyat akan nyaman berteduh di saat terik matahari  sedang mermancarkan cahanya di balik  indahnya pesona hutan bernyanyi, kata Camat Rumbia



Saat beliau berada di lahan hutan yang mermiliki rerumputan  yang hijau di bawah naungan Pinus Paccumikan ini kesannya bahwa hutan merupakan satu kekayaan  yang tidak bisa di abaikan karena di sinilah muncul berkah akan hikma dalam kehidupan strata sosial yang ada di Kecamatan Rumbia tercinta ini, katanya.

Kades Jenetallasa menambahkan melalui whatsap pribadinya, ini budaya masa lalu leluhur kampung kacicci yang menyimpan kesan perlunya hutan di lestarikan karena di sinilah kita petik arti kehidupan manusia dan tumbuhan salin memburuhkan satu sama lain.

Bacaan Lainnya

Hutan dan segala keperluan yang berhubungan  dengan Alam termasuk air sumber kehidupan yang tidak pernah lepas dari kebutuhan Manusia sehari hari. Alam sebagai objek wisata Pinus Paccumikkan yang letaknya ± 20 KM dari jantung Kota Kecamatan Rumbia ini, di perkirakan 1200 meter dari permukaan laut berada di sebelah Utara Kecamatan Rumbia bersebelahan dengan Kecamatan tetangga Kabupaten Bantaeng, menurut kepala wilayah kecamatan Rumbia obyek wisata ini mampu mendorong perekonomian masyarakat Desa Jenetallasa khususnya dan Kecamatan Rumbia pada umumnya.

Sektor inilah yang bisa berkolaborasi antara gmasyarakat dengan semua pihak terkait dalam mengembangkan semua bidang usaha yang ada guna mencapai titik penghasilan yang menjanjikan.

Pemerintah Kecamatan melalui pesan singkatnya Kepada pemerintah Desa agar ini semua yang merupakan sumber kekayaan alam semoga menjadi icon tersendiri bagi Desa, Kecamatan sampai tingkat Kabupaten Jeneponto.

Penulis : Rahman Lallo
Editor    : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2020

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *