Beranda Ternate

Ketua PWI Pusat:Wartawan Jadi Tim Sukses Bakal Dicabut Lisensinya

310
0


HALILINTARNEWS.id, TERNATE — Lisensi wartawan yang telah dinyatakan kompeten oleh Dewan Pers melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) akan diawasi PWI, bahkan sampai pada tahap pencabutan lisensi kewartawanan, pada momentum Pilkada serentak 2020.

Pengawasan yang dimaksud itu lebih ditekankan pada dugaan keterlibatan setiap wartawan yang menjadi tim sukses pada kandidat atau calon Kepala Daerah tertentu. Sebab dikhawatirkan subjektif, berpihak, dan tidak independen saat melakukan peliputan, hingga memproduksi berita untuk dipublikasi.

Oleh sebab itu, dalam waktu dekat, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat, berkoordinasi bersama PWI perwakilan di setiap provinsi dan Kabupaten/Kota, untuk menerbitkan edaran,  sehubungan adanya laporan yang disampaikan masing-masing PWI perwakilan di Seluruh Indonesia.

Langkah yang diambil ini guna mengantisipasi setiap awak media (wartawan), maupun perusahaan pers, baik cetak, elektronik,dan online yang ada diseluruh Indonesia ,agar memberi ruang kepada semua kandidat calon kepala daerah yang bertarung pada Pilkada serentak 2020 terkait dengan pemberitaan tidak termasuk berita berbayar (Advertorial).

Pengawasan yang dilakukan PWI ini, ditujukan kepada anggota pengurus PWI yang telah mengantongi lisensi kompetensi Dewan Pers, maupun non anggota PWI, namun, lisensi kompetennya diterbitkan Dewan Pers melalui rekomendasi PWI selaku lembaga penguji.

Ketua PWI Pusat, Atal S. Depari, melalui diskusi online webinar, Kamis sore (01/10/2020), dengan topik pembahasan, ‘Masyarakat Pers Pemantau Pemilu’ (Mappilu), menjelaskan, pekan depan PWI Pusat akan menyiapkan edaran, sehubungan dengan permasalahan dimaksud. Namun, kata pengurus nomor satu di PWI Pusat ini juga tetap menyerahkan disetiap masing-masing PWI di tingkat provinsi untuk memantau, sekaligus melaporkan jika ada wartawan yang menabrak ketentuan yang berlaku.

“Kita serahkan ke masing-masing PWI di daerah untuk mengawasi dan menegur, bila ada rekan-rekan wartawan yang terkotak-kotak dalam kelompok, kemudian mendukung kandidat calon tertentu. Jika PWI di daerah tidak bisa atau kesulitan menyelesaikan masalah ini, maka diteruskan ke pusat, disertai bukti-bukti untuk dikaji, dan diambil tindakan. Kalau PWI daerah tidak bisa menyelesaikan, maka dikirim saja ke Jakarta untuk kami proses”tegasnya

Sementara itu Ketua PWI Provinsi Maluku Utara Safrudin Ganda di sekretariat PWI Provinsi Malut menegaskan,setiap pengurus disetiap kabupaten/kota yang terlibat dalam politik praktis untuk memenangkan salah satu pasangan calon akan di tindak tegas sesuai dengan penyampaian PWI pusat.

“Sesuai yang disampaikan oleh Ketua PWI pusat maka saya akan turunkan tim untuk memantau disetiap pengurus Kabupaten Kota,apabila ada pengurus atau wartawan yang terlibat dalam tim pasangan calon akan kami tindaklanjut ke PWI pusat”kata Dino sapaan akrab Safrudin Ganda.(Basir)

Penulis : Basir
Editor    : Akhmad Basir Noer
halilintarnews.id. 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here