Beranda Uncategorized

Sosok Musisi Cipta Karya Putera Terbaik SulSel Asal Butta Toa Bantaeng

89
0


HALILINTARNEWS.id BANTAENG — Banyak hal yang bisa di lakukan untuk menjadikan Orang mudah di kenal di seantero plosok Negeri, salah satu Anak Bangsa yang terlahir dari kota kecil, indah dan mungil Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan yang berjuluk Butta Toa.

Biografi Kasbulla alias Rola Batara. Ia lahir di Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 7 Juni 1977, Merupakan musisi Terbaik Sulawesi Selatan dan saat ini menjabat sebagai Ketua 1 DPD Seniman Celebes Nusantara ( SCN ) Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan.

Sejak umur belasan tahun, Rola Batara sapaan Akrabnya mulai mendalami musik dan belajar menyanyi, sesekali dirinya ikut-ikut bernyanyi dari panggung ke panggung Orkes melayu atau biasa disingkat OM, dia juga beberapa kali ikut diajang lomba atau Festival Lagu dangdut, Daerah dan Pop.

Terakhir, Rola Batara ikut Festival Lagu Daerah sesulsel di Radio Gama di Kabupaten Gowa Tahun 2009.

Kasbulla alias Rola Batara salah satu pekerja Seni Tarik Suara, selain itu Ia juga seorang penyiar Radio di Kabupaten Bantaeng.

Tahun 2009, Rola Batara mendapat tawaran oleh pihak Libel Record di Makassar untuk masuk dapur rekaman, dia pun dipercayakan bergabung sebagai album kompilasi enam besar, setelah itu mendapat penawaran oleh pihak libel record dengan album singel dengan sampul JARRE’NA CINNATA dan NURLELA.

Dari situlah Rola Batara terispirasi untuk memulai menciptakan sebuah lagu dan berhasil menciptakan lagu pertamanya yang berjudul “ANAKKU.

Setelah sukses terpopuler lagu ciptaan pertamanya, Rola Batara terus berkarya dengan lagu lagu berikutnya yakni,
1. Inai Nakke Nai Kau
2. Kamasekuji Kutaeng
3. Gilingma Nusorong Boko
4. Pantai Seruni
5. Sitti Cina
6. Lussa Nyawaku
7. Bajiki Antu
8. Umurukku Passanggaeng
Setelah berhasil menciptakan 8 Lagu tersebut, Rola Batara kembali menciptakan lagu yang cukup terpopuler yang berjudul JE’NE MATA NAKKU, Lagu ini begitu disenangi masyarakat yang saat itu dipopulerkan oleh penyanyi Wanita yang bernama Anggung.

Satu persatu lagu Ciptaan Rola Batara terus melambung tinggi ke Udara, hampir setiap ada acara musik dimasyarakat, lagu lagu karya Rola Batara menjadi penginspirasi dikalangan pendengar.

Sampai masuk tahun 2013, Rola Batara mendapat cobaan masalah keluarga yang berujung pada proses hukum.

Ia pun menjalani proses hukun dan divonis hukuman penjara selama 5 bulan oleh hakim pengadilan Negeri Bantaeng.

Dibalik Jeruji besi, Rola Batara tidak patah semangat untuk terus berkarya dibidang Seni musik, Ia Pun menciptakan 2 lagu yang diangkat dari kisah hidupnya untuk menjadi pengingat bagi dirinya dan bagi masyarakat, Lagu tersebut di beri judul KODINA LALANG TARUNGKU dan NUPASSAYANG KALENGNU

Lagu ini cukup tren dimasyarakat, dalam waktu yang cukup singkat lagu ini mendapat ribuan penggemar.

Setelah dirinya bebas menghirup udara segar, Rola Batara kembali meluncurkan Album perdananya yakni TALLU BASSI yang artinya Tau Bantaeng Asli yakni Rola Batara, Rusman Zamudra dan Aso Parampang.

Dalam Album Tallu Bassi Karya Rola Batara itu terdapat beberapa lagu yang cukup terpopuler diantaranya

1. NUPASSAYANG KALENGNU
2. BIDADARI SURUGAKU, DAN
3. BANTAENG RIATINGKU

Disampul Album Tallu Basi diberi judul RESONA PAMMARENTATA. Setelah sukses meluncurkan album TALLU BASSI, Rola Batara terus melanjutkan Karyanya dengan menciptakan lagu lagu daerah yang diberi Judul LANGI’NA BUTTA yang dipopulerkan Oleh Wati Sahwa selanjutnya Rola Batara juga menciptakan lagu yang berjudul KONTU LINO PANGNGAINGKU yang saat itu dipopulerkan oleh Santi, Kemudian lagu selanjutnya TENA LALOJA PULINGKU yang dipopulerkan oleh Reyna.

Memasuki Tahun 2015, Rola Batara bersama sahabat sejatinya Rusman Zamudra membentuk Grup Double R yang artinya Rola Batara dab Rusman Zamudra.

Dengan adanya Grup Double R ini, Rola batara terus berkarya dengan menciptakan lagu lagu daerah yang cukup populer hingga saat ini.

Puluhan Karya double R yang terus mendapat Ribuan Penggemar, diantanya ADIDI KODONG, KELONG PANGNGU’RANGI, LE’LENG PA’JA.

Penulis : Supriadi Awing
Editor    : Iswandhi
halilintarnews.id. 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here