Satu Bulan Kadis Dikbud Bantaeng Berhasil Bangun Komunikasi Cakep Virtual Daring Dan Luring



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Untuk menghasilkan seorang Pemimpin yang handal , berintelektual dan memiliki Kredibilitas yang bermutu, maka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs Muhammad Haris M.SI atas ijin Bupati Bantaeng,  Ilham Azikin memberikan kewenangan penuh kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan, untuk melakukan Diklat, Pendidikan dan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (Cakep).

Menurut Drs Muhammad Haris, M.SI didampingi Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng dihadapan wartawan halilintarnews.id, diruang sekolah SMP 1 Bissappu pada senin 9/11/2020, mengatakan bahwa kita ini sudah kehabisan Stok Cakep  oleh karena itu selaku pucuk pimpinan,  Saya mau melakukan seleksi, penjaringan bakal calon Kepala Sekolah,  dalam bentuk Daring dan Luring ( Virtual ), dan Bupati sangat merespon wacana  kegiatan ini.

Kegiatan ini baru yang pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Bantaeng, seleksi penjaringan bakal calon Kepala Sekolah (Cakep) secara Virtual di Sulawesi Selatan

Masih kata Muhammad Haris,  kegiatan ini sangat merespon yang positif dari Bapak Bupati Bantaeng,  maka sayapun lakukan koordinasi,  dan membangun komunikasi dengan Lembaga  LP2KS, yang ada di Solo Jawa Tengah,  kemudian saya juga membangun komunikasi yang ada di Pusat , selanjutnya komunikasi ini saya teruskan kepada Para Kepala Sekolah,  mulai dari tingkat, TK,  SD,  SMP,  dan  di seluruh Sekolah yang di maksud dalam Wilayah Kabupaten Bantaeng.

Berawal dari komunukasi yang dibangun oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan melalui LPMP,  hingga komunikasi  melalui LP2KS,  namun LP2KS mengatakan , kegiatan seperti ini agak susah,  namun sebagai seorang pucuk Pimpinan yang tidak mau menyerah sebelum bertarung, Muhammad Haris pun mengambil inisiatif,  dengan berdalih tak ada yang susah di republik ini jika kita mau berusaha, semangat  tanpa batas,  dan pantang menyerah inilah yang di kantongi,  Kadis Dikbud Bantaeng, sehingga komunikasi yang di ganrunginya,  mendapatkan angin segar,  dengan segala daya dan upayah, kita coba akhirnya kata kunci ada pada jaringan penggunah Internet,  Wadah inilah yang bisa,  menjembatangi kegiatan ini,  sehingga Kegiatan Virtual ini bisa di laksanakan, dengan  menghadirkan tenaga ahli Operator yang menguasai Cene Internet,  ungkapnya.

Satu bulan lebih membangun komunikasi akhirnya Ibu Prof. Nunug Suriadi sebagai kepala LPMP dan LP2KS Solo menyampaikan ke Saya bahwa,  Pak Kadis saya kira pelaksanaan ini sudah bisa kita laksanakan karena infrastruktur LPK2S untuk Virtual cukup memadai sekarang.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya  pertanyaan berikut Pak Kadis, adakah tempat di Bantaeng bisa dilakukan  sistim Vritual ini, Secara spontang Saya  jawab iya, SMP 1 dan SMP 3 Bissappu, dengan alasan kedua sekolah ini,  memiliki Waifi yang bagus untuk melaksanakan Virtual , maka ditetapkanlah Dua sekolah ini, sebagai pusat penjaringan Calon Kepala sekolah.

Adapun mekanisme penjaringan, yakni Menanisme penjaringan yang pertama, ada seleksi berkas oleh LPK2S menyerahkan berkas kepada Kabupaten Kota untuk melakukan seleksi berkas .

Kemudian  di ajukanlah persuratan oleh Kepala Bidang Ketenagaan Dikbud Bantaeng sebagai leading sektor penjaringan ketenagaan, jadi  pada saat itu, sebenarnya  Saya mewakili Kepala Bidang, ungkap Haris.

Oleh kepala Bidang Ketenagaan H.Kaimuddin, S.Sos melakukan persuratan kepada semua Kepsek, ditiga jenjang TK,SD,SMP.

Semua  berkas guru yang layak, untuk masuk Pencalonan Kepala Sekolah, silahkan memasukkan berkas. Sesuai dengan kriteria  berdasarkan Permen Dikbud No.6 tahun 2018 peraturan Pemerintah tahun 2009-2010, disampaikanlah kepada seluruh Kepsek.

Kepsek menyampaikan kepada seluruh guru pensyaratan itu,minimal 2 tahun terakhir ini berkelakuan baik di sekolah, kemudian layak dari segi pangkat  ( 3C ), Kemudian sudah layak dan sudah bisa diajukan kemudian tidak pernah dihukum, ada persyaratan yang sipatnya intrensik dan khusus, yang nantinya akan di seleksi oleh  Kepala Bidangnya.

Berkas yang masuk di Kabupaten Bantaeng terkumpul 196 berkas sampai batas waktu yang telah ditentukan, setelah berkas masuk, maka Dikbud memerintahkan kepada pejabat Pungsional, Pengawas dipimpin  oleh Ketua  dan Sekertaris Dikbud sebagai Ketua Tm seleksi berkas.

Untuk menyeleksi berkas yang masuk,  merupakan tugas Kordinator pengawas dan Pen

Hal senada Kepala Bidang Ketenagaan Dikbud Bantaeng H.Kaimuddin, S.Sos menjelaskan sebanyak 36 orang yang mengundurkan telah membuat surat keterangan pengunduran diri dengan berbagai alasan ada yang sakit, ada anaknya masih kecil dan ada yang belum menguasai sistim IT, ungkap Kaimuddin.

Untuk para peserta bakal calon Kepala Sekolah yang dinyatakan lulus penjaringan di Kabupaten Bantaeng, masih ada tahapan tes seleksi di tingkat Provinsi selama dua bulan untuk mendapatkan gelar Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS). Kata Kaimuddin.

“Bagi peserta yang lulus di Kabupate melanjutkan ketingkat Provinsi kemungkinan masih banyak yang gugur karena seleksinya lebih berat lagi,” tutur Kaimuddin.

“Saya berharap semua peserta yang ikut seleksi bakal calon Kepala Sekolah senantiasa dalam keadaan sehat Walafiat guna memenuhi 100 Qota untuk memaksimalkan anggaran APBD tahun 2020.

Penulis : Supriadi Awing
halilintarnews.id. 2020

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *