HALILINTARNEWS.id, PANGKEP β Prestasi membanggakan ditorehkan Hafsah, Penyuluh Agama Islam pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Paβjukukang, Kabupaten Bantaeng.
Dengan persiapan yang hanya berlangsung selama dua hari, Hafsah berhasil meraih Juara Harapan III Cabang Haflah Tilawah Al-Qurβan Putri pada Musabaqah Tilawatil Qurβan (MTQ) VIII Korpri Tingkat Nasional Tahun 2026.
Hafsah tampil mewakili Kementerian Agama Republik Indonesia berpasangan dengan Andi Miftahul Jannah, staf Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat waktu persiapan yang dimiliki keduanya sangat terbatas.
Hanya dua hari sebelum kompetisi, Hafsah dan Andi Miftahul Jannah harus memaksimalkan latihan untuk membangun kekompakan, keselarasan suara, serta kesiapan mental menghadapi panggung nasional.
βAlhamdulillah, saya merasa bahagia dan senang dengan capaian ini.
Tentu ada rasa syukur karena apa yang kami persiapkan bersama akhirnya bisa membuahkan hasil,β ujar Hafsah saat diwawancarai, Senin (31/8/2026).
Bagi Hafsah, tampil di ajang nasional memberikan pengalaman yang jauh berbeda dibandingkan ketika menjalani latihan.
Meski telah merasa percaya diri saat berlatih, rasa gugup tetap muncul ketika harus berhadapan langsung dengan dewan hakim dan tampil di atas panggung.
βKalau mau tampil itu rasanya grogi, dan itu beda saat latihan.
Kalau latihan kita merasa sudah yakin, tetapi begitu tampil pasti ada rasa grogi,β ungkapnya.
Kondisi tersebut tidak membuat Hafsah dan rekannya kehilangan fokus. Keduanya berusaha menjaga kekompakan dan saling mendukung selama penampilan.
Menurut Hafsah, keterbatasan waktu justru menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan kerja sama dan latihan yang maksimal.
Mereka berupaya memanfaatkan waktu yang ada untuk menyatukan konsep dan penampilan agar dapat tampil sebaik mungkin.
Bagi Hafsah, gelar Juara Harapan III bukanlah akhir dari perjalanan.
Prestasi tersebut justru menjadi pengalaman berharga sekaligus bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kemampuan.
βIni menjadi motivasi bagi saya untuk lebih giat lagi berlatih dan memperbaiki apa yang masih kurang,β katanya.
Ia berharap pengalaman tampil di tingkat nasional tersebut dapat menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus berkembang.
Ia juga berharap prestasi itu mampu memberikan semangat kepada ASN lainnya, khususnya di lingkungan Kementerian Agama, agar berani mengembangkan potensi dan mengambil kesempatan untuk berprestasi.
Apresiasi atas capaian tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah.
Ia menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Hafsah membawa nama Kementerian Agama di ajang nasional.
H. Misbah berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi motivasi bagi Hafsah untuk terus meningkatkan kemampuan serta menginspirasi ASN lainnya agar turut mengembangkan potensi yang dimiliki.
MTQ VIII Korpri Tingkat Nasional Tahun 2026 resmi ditutup di Kabupaten Pangkep pada Sabtu malam, 29 Agustus 2026. Penutupan dilakukan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar.
Selanjutnya, Maluku Utara dijadwalkan menjadi tuan rumah MTQ Korpri Tingkat Nasional pada 2028 mendatang.
Prestasi Hafsah menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu bukan penghalang untuk memberikan yang terbaik.
Dengan kerja sama, keberanian dan kemauan untuk terus belajar, panggung nasional pun mampu ditaklukkan. (Supriadi Awing).












