Wabup Bantaeng Buka Milad ke-65 IPM, Dorong Pelajar Jadi Generasi Berdampak di Era Digital



HALILINTARNEWS.id, BANTAENG β€” Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menghadiri sekaligus membuka resepsi Milad ke-65 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan pembukaan PFPI yang mengusung tema β€œResonansi Algoritma Pelajar Berdampak”. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Rabu (12/8/2026).

Dalam sambutannya, H. Sahabuddin menyampaikan apresiasi kepada jajaran IPM dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Milad ke-65 IPM bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan sekaligus memperkuat kontribusi pelajar dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menilai, pelajar memiliki posisi strategis sebagai generasi penerus yang akan menentukan arah pembangunan daerah dan bangsa. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi, pelajar dituntut tidak hanya mampu mengikuti perubahan, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengelola dan memanfaatkannya secara positif.

β€œPelajar harus mampu menjadi generasi yang berdampak, bukan hanya menjadi pengguna teknologi. Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif, meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar H. Sahabuddin.

Menurutnya, era digital memberikan ruang yang luas bagi generasi muda untuk berkarya, berinovasi, dan menyampaikan gagasan. Namun, peluang tersebut harus diiringi dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, integritas, serta tanggung jawab dalam menggunakan teknologi dan media sosial.

Karena itu, Wakil Bupati berharap IPM Kabupaten Bantaeng terus menjadi wadah pembinaan pelajar yang mampu melahirkan generasi muda berkarakter, berprestasi, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.

β€œJadikan organisasi sebagai ruang untuk belajar, membangun karakter, mengembangkan potensi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” pesannya.

Resepsi Milad ke-65 IPM tersebut berlangsung semarak dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas pelajar. Sanggar Metamorfosa MA Muhammadiyah Bantaeng tampil melalui pertunjukan tari yang menunjukkan kreativitas sekaligus kekayaan seni generasi muda.

Bacaan Lainnya

Selain itu, penampilan Baruga Tapak Suci dan pembacaan puisi turut memeriahkan rangkaian kegiatan. Berbagai persembahan tersebut menjadi gambaran bahwa pelajar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga potensi besar di bidang seni, budaya, dan kreativitas.

Momentum Milad ke-65 IPM diharapkan semakin memperkuat semangat pelajar Muhammadiyah untuk menghadirkan karya dan gerakan positif. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak serta mengembangkan potensi yang dimiliki, pelajar diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul bagi dirinya sendiri, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan kemajuan Kabupaten Bantaeng.

Reporter : Anto
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *