HALILINTARNEWS. BANTAENG – Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Mansur Biangloe secara resmi melepas pembina dan siswa yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) 2026 dalam sebuah upacara pelepasan yang dilaksanakan pada Senin (3/8/2026).
Jambore Nasional merupakan pertemuan akbar Pramuka Penggalang se-Indonesia dalam bentuk perkemahan yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional setiap lima tahun sekali.
Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan karakter, kepemimpinan, keterampilan, serta persaudaraan bagi para Pramuka Penggalang dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.
Untuk dapat mengikuti Jambore Nasional, setiap calon peserta harus melalui proses seleksi yang ketat dan berjenjang. Seleksi tersebut bertujuan menjaring anggota Pramuka terbaik yang memiliki kompetensi, kedisiplinan, serta dedikasi tinggi dalam bidang kepramukaan.
MTs Al-Mansur Biangloe patut berbangga karena salah satu pembina Pramukanya, Nur Syamsi, S.Pd.I., berhasil lolos seleksi dan terpilih sebagai peserta Jambore Nasional 2026.
Saat ditemui Tim Humas, ia mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas kesempatan tersebut.
“Hal ini menjadi kebanggaan, baik bagi saya secara pribadi maupun bagi lembaga.
Aktifnya kegiatan Pramuka di MTs Al-Mansur Biangloe menjadi salah satu faktor yang mengantarkan kami hingga dipercaya mengikuti Jambore Nasional tahun 2026,” ungkap Nur Syamsi.
Prestasi serupa juga diraih oleh Al Amar, siswa kelas IX MTs Al-Mansur Biangloe, yang berhasil melewati seluruh tahapan seleksi dan resmi ditetapkan sebagai peserta Jambore Nasional 2026.
Kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus menjadi bukti bahwa ketekunan, kedisiplinan, dan semangat berlatih mampu mengantarkan seseorang meraih prestasi. Raut haru, bangga, dan bahagia tampak menghiasi wajahnya saat mengikuti prosesi pelepasan.
Dalam amanatnya, Kepala MTs Al-Mansur Biangloe, Syarifuddin, S.Pd.I., M.Pd.I., berpesan agar para peserta senantiasa menjaga nama baik madrasah, pangkalan, dan keluarga selama mengikuti kegiatan.
“Kami selaku kepala madrasah menitipkan pesan: jaga nama baik madrasah, jaga nama baik pangkalan, dan jaga nama baik keluarga. Jaga adab, ikhlas dalam setiap aktivitas, dan jangan lupa melaksanakan ibadah.
Berangkatlah dalam keadaan sehat dan semoga kembali ke madrasah juga dalam keadaan sehat,” pesan Syarifuddin.
Upacara pelepasan berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh para Wakil Kepala Madrasah (Wakamad), dewan guru MTs dan MA Al-Mansur Biangloe, serta seluruh siswa yang mengikuti upacara bendera. Kehadiran seluruh warga madrasah menjadi bentuk dukungan dan doa agar para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, mengukir prestasi, serta membawa nama harum MTs Al-Mansur Biangloe di tingkat nasional.












