HALILINTARNEWS.id, MAKASSAR β Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan jajaran Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dalam rangka Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bilateral Balai Kota Makassar, Rabu (1/4/2026), dan dihadiri Sekretaris Daerah, Inspektur, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar bersama tim pemeriksa BPK RI.
Dalam kesempatan itu, Munafri menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar bersama Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Ia menekankan bahwa pemeriksaan LKPD tahunan merupakan momentum penting untuk mengukur sejauh mana pengelolaan keuangan daerah telah berjalan sesuai ketentuan.
βPemeriksaan ini akan memperlihatkan apakah yang kita kerjakan selama satu tahun ini sudah berjalan dengan baik sesuai aturan yang berlaku,β ujarnya.
Munafri juga menyoroti masih adanya kecenderungan temuan berulang dalam hasil pemeriksaan BPK. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikasi bahwa rekomendasi sebelumnya belum ditindaklanjuti secara optimal.
βKalau temuan itu berulang, artinya ada rekomendasi yang belum direspons secara maksimal. Ini harus menjadi perhatian bersama,β tegasnya.
Untuk itu, ia meminta seluruh OPD menjadikan setiap rekomendasi BPK sebagai prioritas utama. Ia juga mendorong penguatan koordinasi lintas perangkat daerah agar penyelesaian masalah tidak terus berulang setiap tahun.
βSaya minta setiap rekomendasi BPK ditempatkan sebagai prioritas dengan tingkat urgensi tinggi,β tambahnya.
Selain fokus pada temuan lama, Munafri juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi potensi temuan baru melalui penguatan sistem pengawasan internal.
Menurutnya, proses penyusunan laporan keuangan harus dilakukan secara ketat melalui mekanisme verifikasi berlapis.
βLaporan keuangan harus melalui check and re-check. Kontrol dan evaluasi harus berjalan maksimal, karena hal kecil bisa berdampak besar,β jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya komunikasi yang efektif antara Pemerintah Kota Makassar dan tim BPK guna menghindari perbedaan penafsiran terhadap aturan.
βJika ada hal yang belum dipahami, jangan diinterpretasikan sendiri. Bangun komunikasi yang baik agar tidak terjadi bias dalam laporan,β ungkapnya.
Munafri berharap proses pemeriksaan LKPD Tahun 2025 dapat berjalan lancar, menghasilkan kesamaan persepsi, serta mendorong perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola keuangan daerah.
βSemoga progres kita dari tahun ke tahun semakin baik dan berjalan sesuai sistem yang telah ditetapkan,β tutupnya.
Reporter : Ilham Iriansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026












