Super Apps Lontara+ Pemkot Makassar Kian Lengkap, Munafri Luncurkan Fitur Pariwisata



HALILINTARNEWS.id, MAKASSAR β€” Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peluncuran fitur layanan pariwisata pada aplikasi terpadu Lontara+, yang resmi diluncurkan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Makassar Creative Hub, Rabu (14/1/2026).

Peluncuran ini semakin menegaskan Lontara+ sebagai Super Apps Kota Makassar yang mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah daerah ke dalam satu platform digital yang mudah diakses masyarakat.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelaskan bahwa Lontara+ merupakan hasil integrasi sekitar 300 aplikasi milik Pemerintah Kota Makassar yang dikembangkan secara bertahap melalui roadmap lima tahun.

β€œKami menyatukan kurang lebih 300 aplikasi ke dalam satu Super Apps. Pengembangannya tidak instan, tetapi dilakukan secara bertahap sesuai roadmap yang telah dirancang,” ujar Munafri.

Ia menambahkan, pengembangan Lontara+ sangat bergantung pada aduan dan umpan balik masyarakat yang menjadi instrumen evaluasi kinerja perangkat daerah sekaligus dasar perencanaan pembangunan kota.

β€œAduan masyarakat memberikan gambaran nyata tentang kebutuhan kota. Dari situ pemerintah merespons melalui kebijakan dan pengembangan layanan digital,” jelasnya.

Menurut Munafri, penambahan fitur pariwisata merupakan bagian dari tahapan pengembangan Lontara+. Ke depan, aplikasi ini akan terus diperluas mencakup layanan strategis lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, kependudukan, dan layanan publik lainnya.

β€œTarget kami, seluruh informasi dan layanan utama Kota Makassar nantinya dapat diakses hanya melalui satu aplikasi di smartphone,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Dengan hadirnya fitur pariwisata, Munafri berharap Lontara+ dapat memudahkan masyarakat dan wisatawan dalam merencanakan kunjungan ke Makassar, mulai dari penentuan destinasi, rute perjalanan, hingga kuliner.

β€œTidak hanya untuk warga Makassar, tetapi juga wisatawan dari luar daerah yang ingin berkunjung ke Makassar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, A. Hendra Hakamuddin, menyampaikan bahwa pengembangan fitur pariwisata pada Lontara+ sejalan dengan prioritas pembangunan Kota Makassar di sektor seni, budaya, dan pariwisata.

β€œLontara+ menjadi kanal resmi Pemerintah Kota Makassar yang menyatukan informasi destinasi, ticketing, kalender event, dan promosi pariwisata dalam satu platform digital yang terpercaya,” kata Hendra.

Pada tahap awal atau Minimum Viable Product (MVP), fitur pariwisata Lontara+ mengusung konsep 4A kepariwisataan, yakni atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan aktivitas, yang dilengkapi dengan sistem ticketing destinasi wisata yang transparan dan terstandarisasi.

Ke depan, layanan ini akan dikembangkan melalui fitur gamifikasi, bundling paket wisata, serta experience packaging guna meningkatkan lama tinggal wisatawan dan mendorong pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, Lontara+ juga menerapkan pendekatan user persona melalui segmentasi pengguna, mulai dari warga lokal, wisatawan domestik, milenial dan Gen-Z traveler, keluarga, kelompok rentan, hingga pengelola destinasi wisata.

β€œKami merancang layanan ini agar mampu menjawab kebutuhan setiap segmen pengguna, sehingga pariwisata Kota Makassar dapat berkembang secara inklusif dan berkelanjutan,” tutup Hendra.

Reporter : Ilham Iriansah
Redaktur : Fitri Indriani
@halilintarnews.id 2026

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *