HALILINTARNEWS.id, BANTAENG — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng merampungkan kegiatan pengawasan keamanan pangan di 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di lima kecamatan.
Pengawasan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Asniati Ninra, SP., MP, bersama tim yang terdiri dari seorang Analis Ketahanan Pangan (AKP), seorang Petugas Pengambil Contoh (PPC), serta staf administrasi. Salah satu lokasi yang disurvei adalah SPPG Gantarangkeke 01, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng.
Kehadiran tim disambut oleh Penanggung Jawab SPPG Gantarangkeke 01, Rifky, S.I.Kom, didampingi ahli gizi dan akuntan setempat.
Asniati menjelaskan, pengawasan ini merupakan bagian dari sistem monitoring pangan yang komprehensif. Tim mengintegrasikan metode berbasis sains melalui uji cepat pestisida dan uji formalin pada berbagai sampel sayuran dan buah-buahan.
“Uji pestisida dan formalin ini sangat penting untuk memastikan pangan segar yang digunakan dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dikonsumsi. Bahan pangan yang masuk ke dapur MBG memenuhi standar keamanan pangan serta bebas dari cemaran berbahaya,” ujar Asniati.
Sementara itu, Penanggung Jawab SPPG Gantarangkeke 01, Rifky, S.I.Kom, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran tim pengawasan.
“Sebagai penanggung jawab, jika hasil pengujian sesuai dengan yang kita saksikan hari ini, kami meyakini bahwa menu yang kami sajikan telah memenuhi syarat untuk dikonsumsi masyarakat khususnya anak-anak penerima MBG bisa mendapatkan manfaat gizi tanpa khawatir terhadap keamanan pangan,” ungkap Rifky.
Langkah preventif ini menjadi wujud komitmen Dinas Ketahanan Pangan Bantaeng bersama pengelola SPPG dalam menghadirkan pangan yang sehat, aman, dan bergizi bagi masyarakat. (Supriadi Awing)












