Pemkab Takalar Pastikan Transparansi dan Komitmen Bayar Utang PEN Hingga 2030



HALILINTARNEWS.id, TAKALAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar menegaskan komitmennya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diterima pada 2021 sebesar Rp233,3 miliar.

Dana PEN tersebut, yang dikucurkan pada masa kepemimpinan Bupati Syamsari Kitta, difokuskan untuk pembangunan Rumah Sakit Galesong, peningkatan infrastruktur jalan, serta penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, menegaskan bahwa pemerintahannya akan memenuhi kewajiban pembayaran cicilan hingga 2030 tanpa mengorbankan pelayanan publik.

> β€œKita sadar betul, ini adalah kewajiban daerah yang harus ditunaikan. Karena itu strategi kami adalah menyeimbangkan pembayaran utang dengan program pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (3/9).

Progres Pembayaran dan Evaluasi Proyek

Hingga 2025, Pemkab Takalar telah melunasi cicilan Rp74,4 miliar dari total kewajiban Rp299,8 miliar. Sisa utang sebesar Rp225,4 miliar dijadwalkan tuntas pada 8 Juni 2030.

Seiring itu, pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap proyek-proyek hasil pembiayaan PEN. Pembangunan RS Galesong menjadi fokus utama perbaikan agar fasilitas kesehatan tersebut bisa segera berfungsi optimal. Sementara itu, dukungan bagi UMKM terus dikawal meski diakui masih menghadapi sejumlah kendala.

Transparansi dan Keberlanjutan Pembangunan

Bacaan Lainnya

Bupati Firdaus menegaskan keterbukaan informasi akan terus dijaga agar masyarakat dapat mengawasi penggunaan dana publik. β€œTransparansi adalah kunci. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana keuangan daerah dikelola, termasuk kewajiban yang harus dipenuhi,” tegasnya.

Meski terbebani cicilan hingga lima tahun ke depan, Pemkab Takalar memastikan pembangunan daerah tidak akan terhambat. Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), efisiensi belanja, serta dukungan pemerintah pusat akan menjadi strategi untuk menjaga keuangan daerah tetap sehat.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Takalar berharap pelayanan publik tetap terjaga, pembangunan berlanjut, dan pengelolaan keuangan daerah berjalan transparan serta akuntabel. Ilham

PT. Halilintar News Group

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *